Wow, Terkubur 1.100 tahun, Ratusan Koin Emas Langka dari Era Kekhalifahan Abbasiyah Ditemukan Remaja Israel

- Publisher

Rabu, 26 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel, inikepri.com – Beberapa remaja Israel yang menjadi relawan di situs penggalian di Israel tengah menemukan 425 koin emas berusia 1.100 di dalam satu tembikar.

Koin-koin ini ditemukan di kawasan yang dulu menjadi bagian dari Kekhalifahan Abbasiyah.

Berat koin-koin ini 845 gram dan diyakini bernilai besar saat sang pemilik menaruhnya di satu di tembikar dan menguburnya di dalam tanah.

Para ahli mengatakan, nilainya cukup untuk membeli rumah mewah pada zaman Kekhalifahan Abbasiyah.

Yang masih misterius adalah, siapa pemilik koin dan mengapa ia tak mengambil koin emas tersebut.

BACA JUGA:  Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

“Orang yang mengubur harta karun ini 1.100 tahun lalu, pasti berharap suatu saat nanti harta ini akan diambil kembali. Bahkan, tembikar ini ditanam dengan paku, dengan harapan tembikar tidak berubah tempat,” kata direktur penggalian, Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad.

Keduanya bekerja di otorita kepurbakalaan Israel. Nadav-Ziv dan Haddad menjelaskan temuan ratusan koin emas termasuk sangat jarang.

“Kami hampir tidak pernah menemukan koin-koin seperti ini dalam penggalian-penggalian arkeologis, karena emas sangat berharga dan logam mulai ini dicetak ulang selama beberapa generasi,” kata Nadav-Ziv dan Haddad.

BACA JUGA:  Lagi Pesta Seks, 20 Pria dan 15 Wanita ini Digerebek Polisi Tanpa Menggunakan Busana

Remaja yang menemukan harta karun, Oz Cohen, mengatakan, “Luar biasa [rasanya]. Saya menggali dan melihat benda yang tampak seperti daun-daun tipis. Ketika saya lihat lebih dekat, ternyata koin-koin emas.”

Robert Kool, seorang pakar koin, mengatakan selain ratusan koin emas, ditemukan pula potongan kepingan emas dalam ukuran lebih kecil, yang mungkin difungsikan sebagai “uang kembalian”.

BACA JUGA:  Israel Bombardir Jalur Gaza

Ia menambahkan salah koin yang ditemukan dicetak di Konstantinopel (sekarang Istanbul) di era Kaisar Bizantium, Theopilos.

Menurut Kool, ini menjadi salah satu bukti fisik hubungan rivalitas di antara dua kekaisaran.

Kekhalifahan Abbasiyah muncul sebagai kekuatan menggantikan dinasti Umayyah pada 750.

Pusat kekhalifahan ada di Baghdad, yang sekarang menjadi ibu kota Irak. Era keemasan antara lain dicapai ketika Khalifah Harun al-Rashid berkuasa pada 786-809.

Era Kekhalifahan Abbasiyah berakhir menyusul penyerbuan bangsa Mongol pada 1258.

Sumber : www.bbcindonesia.com

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru