Lagi Pesta Seks, 20 Pria dan 15 Wanita ini Digerebek Polisi Tanpa Menggunakan Busana

- Publisher

Rabu, 8 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Wabah Virus Corona Disease atau COVID-19 yang menyebar ke ratusan negara di dunia saat ini seharusnya menjadi pembelajaran berharga bagi penduduk bumi untuk lebih menjalani hidup sehat, serta mendekatkan diri kepada Yang Kuasa.

Tapi nyatanya, masih banyak orang yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk berbuat buruk.

Ya, di tengah perhatian pemerintah dan aparat penegah hukum terfokus pada penanggulangan Covid-19, beberapa oknum memanfaatkan dengan melakukan pesta seks.

BACA JUGA:  Pasien COVID-19 Ogah Divaksin, Siap-Siap Akan Ditagih Rp262 Juta

Seperti kasus yang akan dibahas pada kali ini. Namun pesta seks yang digelar berikut ini bukan terjadi di dalam negeri, melainkan di Kenya, tepatnya di Sango Estate, Arujo Location.

Terungkapnya pesta seks ini bermula dari laporan warga di sekitar lokasi yang sudah tak tahan dengan bunyi musik kencang dari rumah, tempat berlangsungnya pesta seks.

BACA JUGA:  Ini Empat Alasan Kenapa Foreplay Jauh Lebih Baik Daripada Seks

Kemudian, kepolisian Homa Bay County meluncur ke lokasi.

“Butuh waktu beberapa menit bagi kami untuk masuk. Tapi yang membuat kaget adalah kebanyakan peserta tidak berpakaian,” ungkap penegak hukum senior Arujo, Bob Lang’o.

Ya, peserta yang berjumlah 35 orang, 15 orang wanita dan 20 pria itu didapati dalam keadaan telanjang bulat.

Bahkan ada beberapa diantaranya yang ditemukan masih dalam berhubungan badan. Sedangkan peserta yang didominan kaum remaja berusia 13-20 tahun lainnya sedang merokok dan menegak minuman keras, melansir TribunMedan.com.

BACA JUGA:  3 Trik Sentuh Miss V, Bikin Wanita Ketagihan

Karena alasan di bawah umur itu pula, mereka tidak ditahan.

“Ini adalah kasus pengabaian bocah di bawah umur. Sebagai gantinya, kita memanggil orangtua dari remaja yang pesta seks itu untuk dimintai keterangan,” jelas Bob Lang’o.

Berita Terkait

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Berita Terbaru