153 Petugas Sensus BPS Tanjungpinang Lakukan Pendataan Lapangan

- Publisher

Rabu, 2 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Setelah Sensus Penduduk Online selesai dilaksanakan pada Februari hinggga akhir Mei 2020. Hari ini, 1 September 2020, BPS Kota Tanjungpinang melanjutkan pendataan Sensus Penduduk (SP) secara door to door.

Pelaksanaan sensus ini dilaksanakan selama 15 hari, mulai hari ini (1/9) hingga 15 September 2020 dengan mengerahkan 143 orang petugas sensus, dibantu 10 orang koordinator sensus kecamatan.

“Jadi, totalnya 153 petugas sensus,” ucap Adi Cahyadi, Penanggungjawab Teknis Sensus Penduduk 2020, yang juga Kasi Statistik Sosial BPS Kota Tanjungpinang, Selasa (1/9/2020).

BACA JUGA:  Petugas Rescue DPKP Tanjungpinang Dilatih Penanganan Hewan Liar

Adi menjelaskan, sensus penduduk 2020 ini adalah kombinasi antara BPS dan Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini Dirjen Dukcapil. Data yang kita muktahirkan di lapangan itu, adalah data yang berasal dari Disdukcapil kota Tanjungpinang.

Pada pendataan September ini, semua penduduk akan di update, baik yang sudah online maupun yang belum. Karena yang sudah mengisi sensus penduduk online bisa saja ada kekurangan isian, jadi harus diverifikasi lagi pada saat ini, ditambah dengan yang belum.

Kemudian, di dalam daftar yang akan kita muktahirkan tersebut, nanti ada Nomor KK, NIK, kemudian ada anggota keluarga dan statusnya pada saat sensus penduduk online yang lalu, apakah sudah mengisi, mengisi belum lengkap, atau belum mengikuti sensus penduduk online.

BACA JUGA:  Wawako Raja Ariza Tutup Lomba Perahu Naga, Harap Jadi Agenda Wisata Nasional

“Nanti kita ke ketua RT untuk memverifikasi nama-nama tersebut. Dan kalau tidak ada namanya bisa ditambahkan, ada dokumennya. Bila ada yang meninggal dunia ada laporannya juga untuk mencatat,” kata Adi.

Adi mengimbau masyarakat agar dapat membantu petugas sensus di lapangan. Masyarakat diharapkan dapat menerima kedatangan dan membantu memberikan jawaban yang diperlukan dalam kegiatan 10 tahun sekali ini.

BACA JUGA:  1.000 Ekor Babi per Hari Dikirim ke Singapura dari Pulau Bulan

“Jawaban yang warga berikan sangat berguna bagi pemerintah untuk kemaslahatan pembangunan bangsa,” ujarnya.

Selain itu, Adi juga mengingatkan warga untuk dapat kenali ciri-ciri petugas sensus, mulai dari tanda pengenal berupa rompi, memakai alat APD, memiliki surat lolos tes rapid, dan surat tugas resmi dari BPS.

“Warga bisa cek. Karena, petugas kita dalam pendataan nanti, tidak meminta sumbangan, tidak meminta bayaran, tidak menawarkan barang dan tidak meminta data-data rahasia seperti nomor rekening, PIN, dan sebagainya,” tutur Adi. (ET)

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru