Rampok Ikan di Natuna, 2 Kapal Vietnam Ditangkap Bakamla

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(MN Kanwa Antaranews.com)

(MN Kanwa Antaranews.com)

Natuna, inikepri.com – Lagi, Bakamla menangkap 2 kapal asal Vietnam sedang merampok ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla, Kolonel Wisnu Pramandita menyatakan l 2 kapal asing ditangkap pada Sabtu (17/10) sore.

Penangkapan dilakukan saat prajurit Bakamla di KN Pulau Nipah merasa janggal dengan kapal asal Vietnam tersebut.

“Setelah didekati kemudian diketahui adalah kapal ikan Vietnam,” kata Wisnu dalam keterangan resminya, Minggu (18/10).

BACA JUGA:  8,3 Ton Ikan Bernilai Tinggi dari Natuna Dilepas ke Hong Kong Awal 2026

Merespon itu, kata Wisnu, Komandan KN Pulau Nipah Letkol Anto Hartanto memerintahkan prajuritnya untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Pihaknya berhasil mengamankan kapal beserta anak buah kapal (ABK) dan muatannya.

Dari pemeriksaan awal, kapal tersebut memuat ikan campur yang total muatannya belum diketahui. Kapal dengan nama lambung MV O 704 itu berisi 22 orang ABK.

BACA JUGA:  Menteri Kelautan Beri Penghargaan Untuk Penjaga Laut Pemberani di Natuna

“Yang seluruhnya berasal dari Vietnam,” ujar Wisnu.

Selaini itu, Wisnu menyebut KN Pulau Nipah kembali menangkap kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam dengan nama lambung MVO 097 sekitar 4 jam kemudian.

Wisnu mengatakan kapal ini turut memuat sejumlah ikan campur dan memiliki 3 orang ABK.

“Hingga saat ini, kedua kapal berada di Selat Lampa, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Wisnu.

BACA JUGA:  Natuna Siapkan 350 Hektare Kebun Kelapa Baru, Program Hilirisasi Mulai Digulirkan

Sebelumnya, Bakamla menggelar patroli rutin di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEE-I) yakni di wilayah Laut Natuna Utara atau Laut China Selatan (LCS).

Situasi di kawasan LCS kembali memanas seiring konflik Amerika Serikat-China di wilayah itu. Kapal Bakamla dan TNI AL dikerahkan untuk menunjukkan kehadiran Indonesia di zona kedaulatan NKRI. (AFP/CNNIndonesia)

Berita Terkait

Cen Sui Lan Ajak ASN Natuna Rutin Berinfak Lewat Baznas, Perkuat Program Sosial untuk Masyarakat
Cen Sui Lan Perkuat Ketahanan Pangan Natuna, 188 Ton Pupuk Bersubsidi Tersalurkan dan 257 Petani Terlindungi BPJS
Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi
Bulog Natuna Gandeng 58 Mitra, Pastikan Beras SPHP Dijual Sesuai HET
Pemkab Natuna Siapkan Beasiswa Kuliah bagi Atlet Peraih Medali Popda Kepri
Bupati Natuna Dorong Evaluasi Tarif Penerbangan dan Penambahan Rute ke Kemenhub
Bupati Natuna Temui Direktorat Kepelabuhanan Kemenhub, Perkuat Konektivitas Wilayah Perbatasan
Bupati Cen Sui Lan Gandeng RSO Kemenkes RI, Perkuat Layanan Orthopedi di RSUD Natuna

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:32 WIB

Cen Sui Lan Ajak ASN Natuna Rutin Berinfak Lewat Baznas, Perkuat Program Sosial untuk Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:59 WIB

Cen Sui Lan Perkuat Ketahanan Pangan Natuna, 188 Ton Pupuk Bersubsidi Tersalurkan dan 257 Petani Terlindungi BPJS

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:04 WIB

Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:30 WIB

Bulog Natuna Gandeng 58 Mitra, Pastikan Beras SPHP Dijual Sesuai HET

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:30 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Beasiswa Kuliah bagi Atlet Peraih Medali Popda Kepri

Berita Terbaru