Rapid Test, Swab Antigen, dan Test PCR, Ini Bedanya

- Publisher

Kamis, 17 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

INIKEPRI.COM – Rapid test, swab antigen, dan test PCR merupakan istilah yang populer sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Istilah ini digunakan masyarakat guna mengetahui kemungkinan terinfeksinya Covid-19.

Masyarakat sangat sering menemukan ketiga istilah tersebut di berbagai media. Biar agar tidak bingung saat melakukan pemeriksaan tidak ada salahnya untuk mengingat kembali tentang rapid test, swab antigen, dan test PCR.

BACA JUGA:  Susu Beruang dapat Bersihkan Paru-paru? Begini Penjelasan dari Dokter

1. Rapid Test

Rapid test digunakan hanya untuk melihat keberadaan antigen dan antibodi. Pengujian ini biasa dilakukan melalui pengambilan sampel darah dari tubuh pasien. Rapid test akan mengenali protein antibodi dalam sampel tersebut.

BACA JUGA:  Ngeri! Virus Nipah yang Jadi Ancaman Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%

Saat ini, rapid test tidak bisa berbuat banyak kecuali memuaskan rasa ingin tahu. Menurut Dr Aneesh Mehta, akurasi rapid test berisiko tidak akurat apabila dilakukan pada yang belum pernah terinfeksi virus corona.

Kepala layanan penyakit menular di Emory University Hospital di Atlanta mengatakan, antibodi yang terdeteksi sebetulnya untuk virus corona secara umum bukan spesifik Covid-19.

BACA JUGA:  4 Kesalahan Minum Kopi yang dapat Perpendek Umur

“Ada banyak informasi yang dapat kami peroleh dari pengujian rapid test jika kami mengumpulkannya dari waktu ke waktu. Hanya karena kami dapat mendeteksi antibodi, tidak berarti Anda terlindungi sepenuhnya dari infeksi itu,” kata Mehta.

Berita Terkait

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Berita Terbaru