Kapal Taiwan Tertangkap Curi 12 Ton Ikan di Natuna Utara, Susi: Tenggelamkan!

- Publisher

Senin, 25 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/HO-KKP)

(ANTARA/HO-KKP)

INIKEPRI.COM – Kapal ikan asing berbendera Taiwan, tertangkap basah oleh TNI Angkatan Laut (AL) saat melakukan pencurian ikan atau illegal fishing, di laut Natuna Utara.

Kapal berbendera Taiwan diciduk oleh KRI Usman Harun milik TNI Angkatan Laut pada Jumat (22/1/2021).

Sembilan orang berhasil diamankan dalam penangkapan itu. Di dalam kapal tersebut terdapat ikan campuran sebanyak 12 ton dalam 4 palka.

BACA JUGA:  Ceramah Rizieq Shihab Viral: Ancam Penggal Kepala di Jalan Jika...

Karena hal tersebut, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkomentar atas tertangkapnya satu kapal yang melakukan praktik illegal fishing di Laut Natuna Utara.

Susi mengingatkan agar pemerintah memberikan peringatan tegas terhadap kapal asing yang mencuri ikan di wilayah ZEE Indonesia. Menurut Susi, langkah tegas tersebut jauh lebih efektif dan mampu memberikan efek jera.

BACA JUGA:  Tiba 10 November, Rizieq Ternyata Mau Nikahkan Putrinya

“Tembak dan tenggelamkan. Jauh lebih efektif untuk mencegah terulangnya hal yang sama,” ujar Susi dikutip dari akun Twitter pribadinya, Minggu (24/1).

 

Seperti yang diketahui, selama menjabat tercatat sebanyak 558 kapal asing pencuri ikan yang ditenggelamkan oleh Susi.

BACA JUGA:  Top! KKP Tangkap Enam Kapal Maling Ikan di Laut Natuna dan Sulawesi

Namun kebijakan itu sudah tak lagi dijalankan pada era Menteri KP, Edhy Prabowo.

Dari total 74 kapal yang ditangkap sepanjang setahun masa jabatan Edhy, hanya satu kapal yang ditenggelamkan.ย 

Sedangkan kapal lainnya,kabarnya bakal dialihfungsikan sebagai kapal pengawas laut nasional hingga dihibahkan ke perguruan tinggi di sektor kelautan. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis โ€œSelamat Umrahโ€
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru