COVID-19, Tatkala Virus Pembunuh Itu ‘Mengamuk’ di Tanjungpinang

- Publisher

Selasa, 11 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Penularan COVID-19 Tanjungpinang, Ibu Kota Kepulauan Riau (Kepri) sejak April 2021 sampai sekarang kian menjadi-jadi, namun aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang hingga akhir Maret 2021 tinggal 63 orang, namun kemudian merangkak naik lagi hingga sekarang menjadi 530 orang.

Kondisi berbeda ketika terungkap kasus pertama COVID-19 di Tanjungpinang pada Maret 2021. Kepanikan warga semakin tinggi seiring dengan penambahan jumlah pasien di daerah berjuluk “Kota Gurindam” itu.

BACA JUGA:  Menjadi Irup HUT Kepri ke-19, Ansar Sampaikan Capaian Pembangunan

Pembatasan aktivitas warga saat itu juga menjadi penyebab Tanjungpinang menjadi kota yang sunyi.

Kini kondisi itu, tidak terjadi lagi. Aktivitas masyarakat tetap berjalan sejak kebijakan “new normal” diberlakukan sampai sekarang. Banyak orang pula yang sudah tidak ingin tahu informasi tentang penularan COVID-19, karena jenuh.

“Buat apa dibaca terus soal virus itu. Bikin takut saja, terus kita tidak mau bekerja. Kalau di rumah terus, mau jadi apa? Mau mati kelaparan?” kata Yusuf, salah seorang warga Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Hasan Ajak Pemuda Ikut Berperan Dalam Membangun Daerah

Yusuf dan keluarganya percaya terhadap COVID-19. Namun ia memilih untuk tetap beraktivitas, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

“Tetap ikhtiar. Kalau tertular juga, ya sudah nasib,” kata Yusuf, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang makanan cepat saji.

Berbeda dengan Riki, salah seorang remaja Tanjungpinang yang mengaku tidak pernah menggunakan masker. Siswa SMA itu merasa dalam kondisi sehat, dan tidak pernah tertular COVID-19.

“Saya tidak mengetahui perkembangan COVID-19 di Pinang (Tanjungpinang),” katanya.

BACA JUGA:  DP3APM Kota Tanjungpinang Bekali 60 Perempuan Pelatihan Kuliner Dasar

Sebelum puasa Ramadhan 1422 Hijriah, Riki bersama teman-temannya kerap “nongkrong” di kedai kopi seusai belajar secara daring. Beberapa rekannya membawa masker, namun tidak digunakan

“Yang penting kami tidak bermain dengan orang-orang yang baru dikenal,” katanya

Sementara itu, Jon, salah seorang warga Tanjungpinang lainnya mengaku risau dengan kondisi COVID-19. Sejak April 2021, ia sudah mulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Ngeri lihat kondisi Tanjungpinang, jumlah pasien COVID-19 terus bertambah,” katanya.

Lebih Ganas

Berita Terkait

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan
Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa
Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang
Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:44 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Berita Terbaru