Tahun 2050 Jakarta Diramal Tenggelam, Ini Sebabnya

- Publisher

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Jakarta diprediksi tenggelam pada 2050 mendatang. Sejumlah faktor disebut menjadi pemicu tenggelamnya ibu kota negara ini.

Prediksi mengenai Jakarta tenggelam berdasarkan laporan konsultan Verisk Maplecroft, seperti dikutip dari Time, Jumat lalu (14/5/2021). Verisk Maplecroft merilis daftar 100 kota di dunia yang menghadapi risiko lingkungan terbesar. Sebanyak 99 kota di antaranya berada di Asia, sementara Eropa menjadi rumah bagi 14 dari 20 kota teraman.

“Sekitar 1,5 miliar orang tinggal di kota yang menghadapi risiko tinggi atau ekstrem,” tulis laporan itu.

Peneliti menilai 576 kota terbesar di dunia berdasarkan kualitas udara dan air, tekanan panas, kelangkaan air, kerentanan terhadap perubahan iklim. Serta, keterpaparan lanskap, populasi, ekonomi, dan infrastrukturnya terhadap bahaya alam, seperti gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor.

BACA JUGA:  Pengangkat Jenazah Jenderal G30S PKI di Lubang Buaya Meninggal Dunia

Wilayah Asia yang berpenduduk terpadat di dunia memberi tekanan pada sumber air dan menambah polusi karena pembakaran batu bara dan bahan bakar biomassa yang meluas. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor geografinya. Misalnya, ada sejumlah kota di Jepang yang berisiko gempa bumi, dan banyak kota di Delta Mekong Vietnam sangat rentan terhadap banjir.

Sedangkan Jakarta yang berpenduduk 10 juta orang, ditempatkan sebagai kota paling rentan di dunia terhadap risiko lingkungan. Naiknya permukaan laut dan penurunan tanah yang disebabkan menipisnya akuifer alami di bawah kota. Sebab, orang memompa air keluar dari tanah untuk minum dan mencuci sehingga menjadikan Jakarta sebagai kota yang diramal paling cepat tenggelam di dunia. Apalagi, banjir yang kerap terjadi membuat Jakarta diprediksi tenggelam pada 2050.

BACA JUGA:  Ini Kronologi Penahanan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Jakarta juga memiliki polusi udara karena pembangkit listrik tenaga batu bara di dekatnya. Situasinya sangat buruk sehingga pemerintah Indonesia berencana untuk memindahkan ibu kotanya.

Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna mengatakan ramalan Jakarta sebagai kota yang akan tenggelam bukan pertama kali dilakukan. Menurut dia, sudah banyak peneliti, bahkan dari Tanah Air pun pernah merilisnya.

BACA JUGA:  Berubah, Ini Syarat Umur Minimal Membuat SIM Terbaru

“Sebetulnya ini sudah lama diramalkan, bahkan kajian peneliti Indonesia pun sudah memperkirakan itu, ada yang bilang 2045, ada yang bilang 2050 potensi kenaikan airnya itu sampai Monas dan sekitarnya,” ujarnya dilansir dari DETIK.

Menurutnya, penggunaan air tanah di wilayah ibu kota masih dilakukan oleh masyarakat hingga gedung-gedung pencakar langit, seperti kantor hingga pusat perbelanjaan.

“Sebetulnya penurunan permukaan tanah dan kenaikan permukaan air laut, pengambilan air tanah mempercepat (Jakarta tenggelam),” ujarnya. (AFP/DETIK)

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru