Pengolahan Air Hasil Sumur Bor di Pulau Penyengat Layak Konsumsi

- Publisher

Selasa, 15 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memenuhi jangkauan pelayanan air bersih untuk warga di Pulau Penyengat, salah satunya dengan penggunaan sumur bor yang diolah menjadi air bersih melalui sistem Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).

Namun, sayangnya masih ada sebagian warga pulau Penyengat beranggapan bahwa sumber air laut sebagai air baku yang diambil dengan jarak tidak jauh dari pemukiman penduduk adalah air telah tercemar dengan limbah masyarakat.

BACA JUGA:  Pelatihan Khatib Se-Tanjungpinang, Thamrin: Untuk Meningkatkan Kualitas Penyampaian Materi Khutbah

Menanggapi paradigma pemahaman masyarakat tersebut, Kepala BLUD UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Heri Jumeiri menjelaskan secara tinjauan teknis bahwa air dari sumur bor itu pada dasarnya masih dalam kadar air payau yang memiliki kadar total dissolved solids (TDS) 2000 PPh.

“Sehingga tujuannya adalah dengan penyaringan secara alami dapat menurunkan tingkat TDS dan penggunaan sumur bor tepi pantai memiliki dampak besar terhadap perubahan pardigma masyarakat,” ucap Heri, Senin (14/6/2021).

BACA JUGA:  Jalasenastri Cabang 5 Santuni Panti Asuhan Khadimul Ummah

Ia mengatakan, dengan sumber air baku yang digunakan menggunakan sumur bor yang memiliki kualitas air payau dengan tingkat kandungan TDS 2000 pph.

Maka, sistem SWRO yang dibangun sebagai sarana dan prasarana penyediaan air minum dan air kebutuhan hidup sehari-hari bagi masyarakat Penyengat mampu menghasilkan kualitas terbaik dengan standar air minum untuk di konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  Perjuangkan Pembangunan Embung Air Baku di Kawasan MAN Insan Cendikia Batam, Cen Sui Lan: Dibangun 2024

“Dengan begitu, tercapainya target pemko dan pemerintah pusat dalam menyediakan dan memenuhi kebutuhan air masyarakat dengan kualitas yang terbaik,” pungkasnya.

Disamping itu, terwujudnya implementasi terhadap perintah undang-undang tahun 1945 bahwa bumi beserta kekayaan yang terkandung di dalamnya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Ini komitmen kita agar terwujudnya sistem pelayanan dasar terhadap kebutuhan hidup bagi masyarakat kota Tanjungpinang, khususnya masyarakat di Pulau Penyengat,” tutup dia. (ET)

Berita Terkait

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan
Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa
Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang
Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:09 WIB

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan

Senin, 2 November 2026 - 08:44 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang

Berita Terbaru