Kasus COVID-19 Malaysia, Jadi Salah Satu Terburuk di Dunia

- Admin

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto/Yahoo)

(Foto/Yahoo)

INIKEPRI.COM – Pandemi COVID-19 membuat Malaysia menjadi salah satu negara yang terdampak sangat parah.

Apalagi jika dibandingkan rasio kasus positif per populasi, Negeri Jiran itu merupakan salah satu yang terburuk di dunia.

Menukil CNBC International, dari data yang dihimpun Our World In Data pada basis rata-rata pergerakan tujuh hari, Malaysia mencatat 483,72 infeksi COVID yang dikonfirmasi per satu juta orang pada hari Rabu (28/7/2021).

Ini merupakan rasio tertinggi kedelapan secara global dan teratas di Asia. Bahkan, ini masih lebih tinggi dari Indonesia yang mencatatkan 152,8 infeksi COVID per satu juta orang.

Baca Juga :  Enaknya Jadi Pengangguran dan Korban PHK di Singapura, Dapat Gaji Rp74 Juta

Dari segi kematian, kasus kematian dalam basis sepekan menunjukkan bahwa negara yang berbentuk persekutuan itu melaporkan sekitar 4,90 per satu juta populasi kematian terkait COVID-19.

Itu merupakan yang tertinggi ke-19 secara global. Selain itu, angka ini merupakan yang tertinggi ketiga di Asia setelah Myanmar dengan rasio 6,29 dan Indonesia dengan rasio 5,79.

Beberapa analis menilai bahwa tingginya kasus COVID ini disebabkan oleh respon penanganan wabah yang kurang baik dan tanggap. Meski sudah lockdown berkali-kali, dinamika politik yang menjadi sebuah momok bagi penanganan pandemi.

Baca Juga :  Presiden Haiti Disiksa Sebelum Dibunuh, Lengan dan Kaki Patah

“Respons Malaysia terhambat oleh pemerintahan yang kacau dan pertikaian politik yang terus-menerus,” ujar Joshua Kurlantzick, peneliti Asia Tenggara di lembaga think tank Council on Foreign Relations.

Malaysia sendiri memang sedang dalam konflik politik internal yang tajam. Banyak pihak yang mengecam dan meminta Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin untuk mundur akibat manuvernya yang meminta keadaan darurat nasional dilakukan dan pembatasan pergerakan publik secara sepihak.

Bahkan, langkah ini membuat pihak partai koalisi pendukungnya saat ini semakin menipis. Terakhir kontroversi juga muncul saat salah satu menteri menyebut status darurat akan dicabur meski Raja Malaysia menyebut tak ada pembicaraan soal itu.

Baca Juga :  KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan 232 WNI yang Dideportasi Malaysia

Terlepas dari pergumulan politik, pihak berwenang Malaysia telah mempercepat laju vaksinasi dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari 18% dari 32 juta penduduk negara itu telah divaksinasi penuh.

Pemerintah Malaysia mengatakan pihaknya bertujuan untuk menginokulasi sebagian besar populasi orang dewasa pada akhir tahun. Malaysia menargetkan pelonggaran bisa segera dilakukan Oktober nanti.

Hingga saat ini, Malaysia mencatatkan sekitar 1,06 juta kasus COVID-19 dengan 8.551 kematian sejak pandemi melanda. Kemarin dan lusa kasus baru berada di kisaran 17.000 pasien. (RWH/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB