Mulai 1 September, Bandara Changi Singapura Dibuka Lagi Untuk Umum

- Publisher

Minggu, 29 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Bandara Changi Singapura akan membuka kembali Terminal 1 dan Terminal 3 untuk umum mulai 1 September 2021. Dua terminal itu ditutup lebih dari tiga bulan untuk non-pelancong.

Akses publik ke dua terminal, serta Bandara Jewel Changi, ditutup pada 13 Mei 2021 lalu setelah ada lonjakan kasus Covid-19 yang terkait dengan bandara. Jewel sebelumnya telah dibuka kembali pada 14 Juni.

“Pengamanan tambahan Covid-19 akan diterapkan untuk melindungi pelancong, pekerja bandara, dan anggota masyarakat yang mengunjungi bandara”, sebut Changi Airport Group (CAG) dan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) dalam rilis media bersama pada Jumat (27/8) seperti dikutip Channel News Asia.

Pengamanan tambahan itu termasuk membatasi penggunaan ruang kedatangan untuk penumpang yang tiba dan layanan temu dan sapa profesional untuk meminimalkan interaksi antara penumpang yang tiba dan penduduk setempat.

Perwakilan hotel, jasa transportasi, dan agen perusahaan wajib menunjukkan jadwal penerbangan penumpang untuk dapat masuk ke area pertemuan saat penerbangan telah mendarat.
Hanya satu perwakilan yang diizinkan menjemput setiap kelompok penumpang yang tiba, kata pihak berwenang Changi.

BACA JUGA:  Presiden Filipina: Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Saya Suntik Vaksin Babi!

Penumpang dari negara berisiko rendah dapat mengatur transportasi mereka sendiri sebelumnya atau dijemput oleh keluarga dan teman di tepi jalan penjemputan kedatangan terminal. Layanan taksi juga akan tersedia untuk penumpang.

Area makan khusus baru untuk staf bandara juga telah didirikan di Terminal 3 Basement 2 di sebelah food court Kopitiam. Ini untuk meminimalkan interaksi mereka dengan publik.

“Sistem pendingin udara dan ventilasi mekanis di terminal juga telah ditingkatkan,” sebut CAG dan CAAS.

Di aula kedatangan Terminal 3, sebagian area telah diubah menjadi area istirahat staf. F&B dan gerai ritel di aula kedatangan Terminal 3 akan ditutup sementara untuk umum dengan pemisahan zona ini.

BACA JUGA:  Vaksin Berbayar di Malaysia Pakai Sinopharm dan Sinovac

“Untuk meningkatkan segregasi di bandara, area makan staf yang berdekatan dengan food court Kopitiam di Terminal 3 Basement 2 telah didirikan untuk menyediakan ruang makan staf bandara di food court dengan area khusus untuk makan di luar shift mereka,” sebut CAAS dan CAG.

Sistem pendingin udara dan ventilasi mekanis terminal juga telah ditingkatkan mengingat ancaman dari varian Covid-19 yang lebih menular.

“Peningkatan kualitas udara ini termasuk penggunaan filter MERV-14 kelas rumah sakit dan pemasangan sanitasi UV-C di sistem pendingin udara, serta pembersih udara portabel dengan filter HEPA di ruang makan utama di food court Kopitiam,” tulis CAAS dan CAG

Langkah-langkah keamanan ini bertujuan untuk memberikan pengunjung ketenangan pikiran untuk bebas mengunjungi ruang keberangkatan dan Terminal 3 Basement 2 untuk berbelanja dan menikmati makanan mereka.

BACA JUGA:  5 Firaun Paling Berpengaruh dan Terkenal dalam Sejarah Mesir

“Saat Changi menyambut publik kembali ke terminalnya, lebih dari 80% gerai ritel dan F&B di Terminal 1 dan Terminal 3 akan kembali beroperasi,” tambah mereka.

Andes, Heavenly Wang dan Pappamia merupakan beberapa gerai F&B yang dibuka kembali di Terminal 1. Di Terminal 3 gerai yang akan dibuka kembali antara lain 4Fingers, Collins, Kopitiam, Mr Teh Tarik Express dan Old Town White Coffee, serta Paradise Dynasty, Starbucks, Swensen dan Ya Kun.

Beberapa gerai ritel di kedua terminal juga akan dibuka kembali, antara lain Bengawan Solo, Cotton On, Eu Yan Sang, Fragrance, Guardian, NTUC FairPrice, The Body Shop dan The Cocoa Trees.

“Spot foto yang menampilkan destinasi di seluruh dunia, seperti Australia, Indonesia, Hong Kong, dan Korea Selatan juga telah disiapkan untuk dinikmati pengunjung setelah makan,” kata CAG dan CAAS. (ER/KONTAN)

Berita Terkait

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Berita Terbaru