Presiden Filipina: Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Saya Suntik Vaksin Babi!

- Publisher

Selasa, 22 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Senin (21/6/2021) berkata, warganya yang tak mau disuntik vaksin Covid-19 akan diberi vaksin babi.

Dilansir dari KOMPAS, Duterte juga mengancam bakal memenjarakan rakyat Filipina jika menolak vaksinasi virus corona.

“Anda yang pilih, vaksin atau saya penjarakan Anda,” kata Duterte di televisi, dikutip dari Mothership.

Kemudian The Inquirer melaporkan, Duterte turut menambahkan ancaman lain.

BACA JUGA:  Di Suku Ini, Mempelai Pria Diwajibkan 'Enak-enak' dengan Bibi Pengantin Istri

“Saya akan menangkap Anda. Dan saya akan menyuntikkan vaksin ke pantat Anda.”

Lalu bagi mereka yang tetap tidak mau divaksin, presiden berusia 76 tahun itu mengancam akan menyuntiknya dengan vaksin babi (ivermectin).

Vaksinasi yang lambat di Filipina
Ancaman Duterte datang setelah adanya laporan rendahnya penerima vaksin di beberapa lokasi vaksinasi Manila, saat Filipina berjuang menahan lonjakan kasus Covid-19.

BACA JUGA:  Biadab! Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Al Quran di Masjid Swedia

Kasus Covid-19 di Filipina sekarang mencapai 1,3 juta dengan lebih dari 23.000 kematian.

“Negara ini krisis,” kata Duterte seperti dilaporkan Reuters.

“Saya kesal dengan orang-orang Filipina yang tidak mengindahkan pemerintah.”

Terlepas dari kata-kata keras presiden, pejabat kesehatan berkata bahwa vaksinasi bersifat sukarela meski sangat mendesak.

BACA JUGA:  Bye Corona! 50 Ribu Warga Selandia Baru Hadiri Konser Musik Tanpa Masker

Vaksinasi di Filipina dimulai pada Maret dan menurut The Inquirer, sejauh ini baru 1,9 juta orang yang sudah disuntik dua dosis.

Angka tersebut sangat rendah karena populasi Filipina sekitar 110 juta penduduk.

Pemerintah Filipina menargetkan 70 juta orang sudah divaksinasi penuh pada akhir 2021. (ER/KOMPAS)

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB