Singapura Belum Izinkan Warganya Kunjungi Lagoi

- Admin

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Singapura hingga sekarang belum mengijinkan warganya untuk berlibur ke kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, dilansir dari ANTARA, mengatakan, pemilik dan pengelola hotel dan restoran di Lagoi sejak awal sudah mempersiapkan diri menerima tamu-tamu dari Singapura, yang sebelum pandemi COVID-19 paling banyak berkunjung ke kawasan itu.

Persiapan yang dilakukan seperti menerapkan protokol kesehatan di lokasi wisata dan menyiapkan kawasan khusus yang menarik bagi wisatawan mancanegara (wisman) tersebut.

Baca Juga :  Kepri Raih Anugerah Kualitas Pengisian JPT dari KASN

Namun Pemerintah Singapura belum memberi kepastian kapan mulai mengizinkan warganya untuk menikmati keindahan pantai di Lagoi.

“Kami berharap Oktober 2021 warga Singapura sudah dapat berlibur ke Lagoi,” katanya, Tanjungpinang, Rabu 1 September 2021.

Buralimar mengemukakan kondisi pandemi COVID-19 memaksa Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura untuk melindungi warga mereka. Berbagai kebijakan yang diambil dalam rangka mencegah penularan COVID-19, tidak serta-merta membuahkan kabar baik pada sektor pariwisata.

Namun pelaku usaha pariwisata menyadari bahwa keselamatan pekerja dan wisatawan di masa pandemi menjadi hal yang harus diprioritaskan, katanya.

Baca Juga :  Pakar: Penyebaran Virus Covid-19 Paling Sering Terjadi Melalui Tangan

“Kondisi sekarang ‘kan beda. Pembukaan objek wisata dan keluar masuk wisman perlu mendapat persetujuan pemerintah. Karena itu, perlu jalin kesepakatan Pemerintah Indonesia dengan Singapura,” ucapnya.

Ia mengemukakan pertemuan khusus antara Presiden Indonesia dan Perdana Menteri Singapura yang dijadwalkan Oktober 2021 setelah tertunda sekitar empat bulan diharapkan membuahkan hasil yang mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kepri, khususnya Lagoi.

Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan itu, dan Pemprov Kepri berharap pertemuan tersebut dilaksanakan di Lagoi.

Baca Juga :  Batam Siap Jalankan Kebijakan Bebas Karantina Untuk Wisman

“Kami tentu mengharapkan salah satu yang dibahas adalah pembukaan jalur pelayaran untuk wisatawan asal Singapura ke Lagoi. Mudah-mudahan pertemuan itu sekaligus awal untuk menjadikan Lagoi sebagai pilot project objek wisata yang menerima wisatawan asal Singapura,” ujarnya.

Buralimar berharap pengusaha perhotelan dan restoran di kawasan lainnya, tidak “baper” ketika Lagoi ditetapkan sebagai pilot project Travel Bubble berskala mikro.

“Sabar, seluruh sektor pariwisata di Kepri tetap mendapat perhatian khusus,” katanya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB