TNI AL Benarkan Kapal Induk AS Sering Melintasi Laut Natuna Utara

- Publisher

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: REUTERS)

(Foto: REUTERS)

INIKEPRI.COM – TNI AL membenarkan soal kabar yang beredar dan viral bahwa kapal induk Amerika Serikat (AS) sering melintasi Laut Natuna Utara, Provinsi Kepulauan Riau.

“Ya betul, kapal induk AS sering melintas di Laut Natuna Utara. Dia menuju Singapura atau pun dari Singapura menuju ke AS,” kata Panglima Komando Armada I Laksmana Muda TNI Arsyad Abdullah di Natuna, Kepri, Jumat (17/9/2021).

BACA JUGA:  Sugar Daddy Meaning - What is a Sugardaddy?

Namun kapal perang itu, tegas dia, tengah melaksanakan lintas damai di sana. Saat melaksanakan lintas damai, kapal perang asing tetap berkoordinasi dengan pihaknya.

“Dan kami melaksanakan shadowing sampai keluar dari ZEE kita,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa ZEE merupakan perairan internasional. Setiap negara memiliki hak untuk melaksanakan lintas damai. Indonesia hanya memiliki hak berdaulat di sana, bukan kedaulatan.

BACA JUGA:  How to Love a female - five Tips to Help to make Her Fall in Love

“Hak berdaulat itu, kita memiliki hak untuk melaksanakan eksplorasi dan eksploitasi,” bebernya.

Bagi negara lain yang ingin manfaatkan sumber daya alam di ZEE atau pun landas kontinen, diperbolehkan dengan syarat mengantongi izin dari pemerintah Indonesia. “Apabila hanya melintas, itu tidak masalah, silakan tanpa izin,” ujarnya.

Terkait beberapa foto dan video yang sempat viral, menggambarkan kapal asing yang sedang melintas. Menurut dia, itu diperbolehkan.

BACA JUGA:  IOJI Catat Penangkapan Ikan Ilegal di Natuna oleh Kapal Ikan Asing

“Kapal perang boleh saja melintas, kapal ikan boleh saja melintas. Saya juga perlu menyampaikan, saat saya komandan gugus tempur laut yang selalu berada di Natuna, saya sering memeriksa kapal ikan China yang melintas, memang tidak ada ikan yang ada di atas palka. mereka melaksanakan lintas dari Singapura menuju China,” kata dia. (ET/INDOZONE)

Berita Terkait

BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar
Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa
Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan! Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Naik Kelas
Kabar Besar dari Natuna! Untuk Pertama Kalinya Gas Natuna Siap Mengalir ke NKRI
Jadi Driver Online di Bekasi, Buronan Kasus Penipuan Rp3 Miliar terhadap Mantan Bupati Natuna Akhirnya Ditangkap
RDP Bersama Komisi VI DPR RI, BP Batam Paparkan Rencana Kerja Anggaran Program Pembangunan Batam
Sebanyak 11 Gedung Kopdes Merah Putih di Batam Rampung, Siap Gerakkan Ekonomi Warga
Kabar Baik! Usulan Cen Sui Lan Direalisasikan, BWSS Tangani Banjir di Dua Desa Natuna

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:09 WIB

BGN Kaji Ulang Anggaran Program MBG 2027, Usulan Rp270 Triliun Dinilai Terlalu Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:59 WIB

Mahasiswa Kritik Program MBG hingga Persoalan Banjir Batam, Kamaluddin Turun Temui Massa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:30 WIB

Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan! Pemko Batam Latih 200 Pelaku IKM Naik Kelas

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:23 WIB

Kabar Besar dari Natuna! Untuk Pertama Kalinya Gas Natuna Siap Mengalir ke NKRI

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:51 WIB

Jadi Driver Online di Bekasi, Buronan Kasus Penipuan Rp3 Miliar terhadap Mantan Bupati Natuna Akhirnya Ditangkap

Berita Terbaru