Kepri Bakal Dilanda Hujan dan Petir dari Siklon Tropis Malou

- Publisher

Selasa, 26 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA

Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Siklon Tropis Malou yang terjadi di Samudra Pasifik akan menyebabkan hujan, angin kencang dan petir serta gelombang laut tinggi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, hingga Rabu (27/10/2021).

“Dampaknya peningkatan hujan yang kita rasakan saat ini, disertai angin kencang dan petir, serta berpotensi meningkatnya tinggi gelombang laut di laut Natuna dan Anambas,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam Suratman, Senin 25 Oktober 2021.

Menurut dia, wilayah yang paling terdampak di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas karena letaknya di Laut China Selatan yang merupakan lintasan siklon.

BACA JUGA:  Halo Warga Batam, Ingin Coating Mobil? Ke Kamayel Carwash Aja

Ia mengatakan, kondisi itu bersifat sementara, dan diperkirakan dampaknya berkurang pada Rabu (27/10).

BMKG juga mengimbau masyarakat Kepri selalu waspada terhadap fenomena perubahan cuaca yang mudah berubah.

Bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, BMKG mengingatkan agar mewaspadai potensi meningkatnya tinggi gelombang di Laut Natuna dan Anambas.

“‘Update’ informasi cuaca dari BMKG melalui media elektronik baik berupa website www.bmkg.go.id atau aplikasi android “info BMKG’ maupun media lainnya,” katanya mengingatkan.

Sementara itu, dalam keterangan BMKG pusat, diinformasikan analisis Siklon Tropis Malou pada Senin (25/10), posisi di Samudera Pasifik Barat, sebelah timur Filipina, dengan arah gerak Utara Barat Laut berkecepatan 13 knots (24 Km/jam), bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kekuatan 35 knots (65 Km/jam).

BACA JUGA:  Warga Merlion Square Minta Gelper 'Spur Game' Ditutup

Selama 24 jam ke depan, posisi Siklon Tropis Malou diprediksi masih berada di Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina, bergerak ke Barat Laur dengan kecepatan perlahan menjauhi wilayah Indonesia berkekuatan 50 Knots (85 Km/jam) dan bertekanan 992 hPa.

“Diperkirakan intensitas Siklon Tropis Malou akan meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat laut,” kata Prakirawan Cuaca Zakiyah

BACA JUGA:  Izin Dipertanyakan, Cut and Fill di Panaran Tetap Berlangsung: Ada Apa di Balik Proyek Ini?

Ia menyebutkan, Siklon Tropis Malou memberikan dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia berupa gelombang laut dengan ketinggian 1,25 – 2,5 meter di Samudra Pasifik utara Halmahera.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca, di Kepri pada pada Senin-Selasa (25-26/10) berpotensi hujan yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang.

Sedang pada Rabu (27/10), wilayah Kepri berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman
Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak
PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut
Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus
PLN Batam Benahi Sistem Perizinan, Gandeng BKPM Lewat Workshop OSS dan LKPM

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:01 WIB

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:36 WIB

Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:41 WIB

Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:33 WIB

Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Berita Terbaru