Kasus Aktif COVID-19 di Batam Tersisa 4 Orang

- Publisher

Selasa, 2 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 mencatat kasus aktif COVID-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau, tersisa hanya empat orang, seiring dengan meningkatnya angka kesembuhan dan menurunnya tambahan warga yang terpapar virus corona.

“Sebanyak empat orang masih dalam perawatan dan isolasi,” demikian keterangan Satgas COVID-19 Kota Batam yang disampaikan Kepala Dinas Kominfo setempat, Azril Apriansyah di Batam, Senin 1 November 2021.

Dari empat kasua aktif COVID-19, sebanyak dua orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, dua orang lainnya dirawat di rumah sakit rujukan, masing-masing seorang di RS Awal Bros dan RS Harapan Bunda.

BACA JUGA:  Amsakar: Keberagaman Ibarat Orkestra, Pelejit Semakin Hebat dan Dahsyatnya Batam

Pada hari ini saja, tercatat nihil tambahan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19. Begitu pula tambahan meninggal, nihil. Sedang tambahan yang pulih sebanyak dua orang.

Secara kumulatif, sebanyak 25.824 kasus positif COVID-19, sebanyak 24.980 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 840 orang meninggal, dan menyisakan empat orang dalam perawatan.

BACA JUGA:  BP2RD Batam Buka Layanan di Perumahan, Masyarakat Termudahkan

“Tingkat kesembuhan 96,73 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan kasus aktif 0,02 persen,” demikian keterangan Satgas.

Sementara itu, penyebaran virus corona relatif dapat dikendalikan. Di pesisir, dari tiga kecamatan hinterland, seluruhnya zona hijau yaitu Bulang, Galang dan Belakangpadang.

Di pulau utama, dari sembilan kecamatan enam di antaranya zona hijau yaitu Sekupang, Lubukbaja, Batuampar, Batam Kota, Sagulung, dan Seibeduk. Sedangkan tiga kecamatan lainnya masih zona kuning yaitu Batuaji, Bengkong, dan Nongsa.

BACA JUGA:  Mantan Anggota DPRD Batam Babak Belur Dikeroyok

Masih dalam laporan Satgas disebutkan, dari 840 kasus meninggal di Batam, 432 di antaranya tanpa komorbid, dan 408 lainnya dengan komorbid.

Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah diabetes melitus sebanyak 215 kasus, hipertensi sebanyak 181 kasus, pneumonia sebanyak 104 kasus, Acute Respiratory Distress Syndrome (SRDS) 48 kasus, dan Congestive Heart Failure (CHF) 38 kasus. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar
Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9
Nostalgia di Nongsa Jadi Ruang Merawat Kebersamaan, Amsakar Dorong Potensi Wisata dan Budaya
Lubukbaja Carnival 2026 Meriah, Amsakar: Jangan Kejar Viral dengan Sebar Informasi Belum Pasti
MTsN 3 Batam Sapu Bersih Podium Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Ke-9 Kepri, Tiga Siswi Lolos Nasional

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9

Berita Terbaru