RI Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa Kepri

- Publisher

Sabtu, 27 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mercusuar. Foto: NET

Ilustrasi mercusuar. Foto: NET

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan pemerintah pusat akan membangun mercusuar dan helipad di Pulau Karang Singa.

Langkah itu guna mengantisipasi pulau itu diklaim Malaysia.

Pulau Karang Singa berjarak sekitar 3,70 mil laut dari Tanjung Sading, Kecamatan Bintan Utara.

“Karena berbatasan langsung dengan Malaysia hingga Singapura. Jangan sampai pulau ini diklaim sebagai wilayah mereka,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad seperti dilansir dari Antara, Jumat (26/11/2021).

BACA JUGA:  Perjalanan Luar Daerah Dominasi Kasus COVID-19 di Tanjungpinang

Ansar tidak ingin kejadian sengketa antara Indonesia dan Malaysia terkait perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan beberapa waktu lalu terulang. Saat itu, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa kedua pulau tersebut masuk wilayah kedaulatan Malaysia.

Tidak sampai di situ, setelah itu Malaysia juga ditetapkan secara resmi menguasai Karang Tengah (Middle Rock). Sedangkan Singapura telah menguasai teritorial Batu Putih (Pedra Branca).

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Andri Rizal Koordinasikan Implementasi Program Asta Cita di Tanjungpinang

Menurut dia, letak geografis Kepri sebagai daerah perbatasan memang rawan konflik teritorial dengan negara lain.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah pusat melalui Kemenhan dan Kemenhub secara bertahap mulai 2022 akan membangun mercusuar dan helipad, khusus di Pulau Karang Singa.

BACA JUGA:  Hasan Minta OPD Perhatikan 3 Aspek Penting Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

“Ini menjadi titik penanda perbatasan pulau terluar Indonesia dengan Malaysia maupun Singapura,” ujar Ansar.

Ansar pun mendorong pemerintah pusat dapat menjadikan Pulau Karang Singa sebagai tempat wisata, selain dibangun mercusuar dan helipad.

“Selain menjaga kedaulatan negara, pemerintah pusat juga didorong meningkatkan perekonomian warga perbatasan, misalnya melalui pengembangan sektor pariwisata,” ujar Ansar. (RP)

Berita Terkait

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terbaru