Ini Daftar Obat Omicron, Dari Gejala Ringan Hingga Berat

- Publisher

Sabtu, 26 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi obat. Foto: Istimewa

Ilustrasi obat. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Perawatan apabila terpapar omicron mengandalkan beberapa obat antivirus.

Penggunaanya juga bergantung pada derajat penyakit seseorang. “Ada beberapa obat antivirus yang dipakai, dan sudah kita rekomendasikan juga di buku 5 organsiasi profesi. Saya kira juga adopsi Kementerian Kesehatan,” kata Spesialis Paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K), dilansir dari CNBCINDONESIA, pada Jumat (25/2/2022).

BACA JUGA:  Seorang WN Singapura di Batam Terdeteksi Omicron

Obat antivirus yang digunakan adalah Favipiravir, Molnupiravir, Nirmatrelvir/Ritonavir, dan Remdevisir.

Dalam tata laksana Farmakologis, dia menyatakan semua tingkatan gejala mendapatkan vitamin C dan D. Tetapi untuk orang yang tanpa gejala tidak ada anti virus.

“Sedangkan yang ringan ada antivirus, sedang ada penambahan lagi. Berat dan Kritis, obat-obat yang disarankan Remdesivir,” jelasnya.

BACA JUGA:  Lansia Diminta Untuk Tidak Keluar Sebulan Kedepan

Berikut rangkuman tata laksana Farmakologis yang dipaparkan Erlina Burhan:

Tanpa Gejala
Vitamin C, D
Pengobatan suportif
Pengobatan komorbid dan komplikasi

Gejala Ringan
Vitamin C, D
Favipiravir atau Molnupiravir atau Nirmatrelvir/Ritonavir
Pengobatan simtomatis
Pengobatan suportif
Pengobatan komorbid dan komplikasi

Gejala Sedang
Vitamin C, D
Remdesivir atau alternatifnya: Favipiravir, Molnupiravir, atau Nirmatrelvir/Ritonavir
Antikoagulan LMWH/UFH berdasarkan evaluasi DPJP
Pengobatan simtomatis
Pengobatan komorbid dan komplikasi

BACA JUGA:  Tidur Cukup, Rahasia Tumbuh Kembang Optimal Anak

Gejala Berat atau Kritis
Vitamin C, B1, D
Remdesivir atau alternatifnya: Favipiravir, Molnupiravir, atau Nirmatrelvir/Ritonavir
Kortikosteroid
Anti IL-6 (Tocilizumab/Sarilumab)
Antibiotik (pada suspek koinfeksi bakteri)
Antikoagulan LMWH/UFH/OAC berdasarkan evaluasi DPJP
Tata laksana syok (bila terjadi)
Pengobatan komorbid dan komplikasi (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru