Pria Inggris Bunuh dan Mutilasi Wanita Thailand, Potongan Tubuh Dimasukkan dalam Koper

- Publisher

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria Inggris dipenjara 8 tahun usai membunuh wanita Thailand dan memutilasi mayatnya yang dimasukkan ke dalam koper. Foto: Pattaya One

Pria Inggris dipenjara 8 tahun usai membunuh wanita Thailand dan memutilasi mayatnya yang dimasukkan ke dalam koper. Foto: Pattaya One

INIKEPRI.COM – Pengadilan di Thailand telah menjatuhkan hukuman penjara delapan tahun kepada seorang pria Inggris atas pembunuhan seorang wanita pada 2014. Pria ini membunuh kemudia memotong-motong tubuh wanita itu ke dalam koper dan dibuang di sungai.

Pejabat di Pengadilan Provinsi Kanchanaburi di luar Bangkok mengatakan kepada CNN, warga Inggris Shane Kenneth Looker, 51, mengaku membunuh Laxami Manochat, 27, setelah bertemu dengannya di sebuah bar pada November 2014.

BACA JUGA:  5 Firaun Paling Berpengaruh dan Terkenal dalam Sejarah Mesir

Looker telah menyaksikan proses ruang sidang dari jarak jauh melalui panggilan telekonferensi dari penjara. “Setelah terdakwa diperiksa oleh hakim, akhirnya dia mengakui semua dakwaan yang diajukan,” kata Saksith Jongcharoen, petugas administrasi pengadilan.

Mayat Laxami ditemukan di Sungai Mae Klong di kota Kanchanaburi, dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam koper berisi batu.

Investigasi oleh polisi Thailand mengungkapkan bahwa dia bertemu Looker di sebuah bar di Bangkok beberapa hari sebelumnya dan menemaninya ke hotel terdekat.

BACA JUGA:  Kepala BNPT: Tren Toleransi Masyarakat Alami Peningkatan

Rekaman kamera merekam keduanya masuk ke hotel, tetapi kemudian Looker terlihat meninggalkan hotel sambil membawa koper besar yang berat. Menurut polisi, staf hotel kemudian menemukan seprai bernoda darah dan jejak DNA Looker ditemukan di kuku Laxami.

Surat perintah penangkapan internasional dikeluarkan untuk Looker pada 2015. Setelah bersembunyi di rumah liburannya di kota resor tepi laut, ia melintasi perbatasan ke Malaysia dan melarikan diri ke Spanyol. Dia akhirnya ditemukan di pulau pesta Ibiza dan ditahan, menghabiskan bertahun-tahun berjuang melawan ekstradisi sebelum dikirim kembali ke Thailand untuk diadili.

BACA JUGA:  5 WNI Masuk Daftar Hitam Amerika, Gara-gara ISIS

Pembunuhan di Thailand dapat dihukum mati atau hukuman penjara hingga 20 tahun. Saksith mengatakan karena Looker telah mengakui hukuman penjaranya dipotong dari 16 menjadi delapan tahun. Looker juga diperintahkan untuk membayar USD300.000 (Rp4,4 miliar) kepada keluarga Laxami. (DI/OKEZONE)

Berita Terkait

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terbaru