Pemprov Kepri Diminta untuk Anggarkan Pengadaan Kapal Pemadam Kebakaran

- Publisher

Senin, 13 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Sirajuddin Nur. Foto: ANTARA

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Sirajuddin Nur. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Kapal pemadam kebakaran diminta untuk dianggarkan pada APBD Perubahan Tahun 2022.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Sirajuddin Nur. “Kepri wajib memiliki armada kapal pemadam kebakaran, mengingat kondisi wilayahnya 96 persen adalah lautan,” katanya di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA, Minggu (12/6).

Kapal pemadam kebakaran, menurut dia, sangat penting untuk menangani musibah kebakaran di kawasan permukiman pesisir maupun di tengah laut. Apalagi dalam 4 hari terakhir, ada dua kapal yang mengalami kebakaran di perairan sekitar.

BACA JUGA:  Jalasenastri Cabang 5 Tanjungpinang Divaksinasi COVID-19

Ia juga menyebutkan kendala pemadaman api di kawasan pesisir saat musibah kebakaran yang menghanguskan 19 rumah warga di Pulau Buluh, Kota Batam beberapa waktu lalu.

Saat itu seharusnya api dapat segera dipadamkan, namun karena mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi kejadian, kebakaran jadi sulit ditangani.

BACA JUGA:  Pembukaan MTQ VIII Kepri, Kafilah Batam Datang untuk Menang

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kepri yang membidangi persoalan bencana daerah itu menyampaikan sudah seharusnya Pemprov Kepri memiliki kapal pemadam kebakaran yang siaga setiap saat.

“Idealnya perlu armada kapal, tidak sekadar mobil pemadam. Kita akan kawal anggarannya pada tahun ini,” katanya menegaskan.

Menurut catatan, dua kecelakaan laut yang terjadi dalam 4 hari terakhir, yaitu kapal feri Dumai Line 5 meledak lalu terbakar saat sedang labuh jangkar di perairan Pelabuhan Sekupang Batam, Kamis (9/6).

BACA JUGA:  Rahma Jadi Bunda PAUD Kota Tanjungpinang

Kejadian itu mengakibatkan satu ABK meninggal, satu hilang dan empat lainnya kritis akibat luka bakar.

Kemudian, KM Bintang Surya yang membawa 18 penumpang juga mengalami kebakaran di perairan Karimun, Selat Malaka, Minggu (12/6).

Akibat kejadian itu, salah seorang meninggal dunia, sementara yang lainnya berhasil selamat. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru