Anak Muda ASEAN Berpotensi Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

- Publisher

Jumat, 11 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo saat di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kamboja, pada Kamis (10/11/2022). Foto: BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo saat di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kamboja, pada Kamis (10/11/2022). Foto: BPMI Setpres

INIKEPRI.COM – Populasi anak muda di benua Asia Tenggara (ASEAN) yang mencapai angka sekitar 225 juta orang berpotensi memiliki dampak positif bagi kawasan. Sehingga, menjadi episentrum pertumbuhan perekonomian yang masif di masa depan.

“Sebanyak 33 persen dari populasi ASEAN atau adalah anak muda. Keuntungan demografi yang kuat tersebut harus dikapitasliasi sehingga wilayah AsiaTenggara dapat menjadi epicentrum of growth,” kata Presiden Joko Widodo yang dikutip dari siaran pers saat di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kamboja, pada Kamis (10/11/2022).

BACA JUGA:  Jaksa Agung Beberkan Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi

Adanya partisipasi dari anak muda sangat penting dalam mendorong percepatan transformasi digital. Karena, berperan sebagai digital native dalam perkembangan digital di suatu negara.

BACA JUGA :

Presiden Jokowi Dianugerahi Perhargaan Perdamaian Internasional

“Pertama generasi muda ASEAN harus menjadi bagian penting dari transformasi digital. Sebagai digital native, kaum milenial dan Gen-Z adalah pendorong penting untuk percepatan transformasi digital,” kata Presiden Jokowi.

BACA JUGA:  Jokowi Lantik Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Menurut Presiden Jokowi, hingga tahun lalu ASEAN telah memiliki 35 Unicorn. Start-ups di Asia Tenggara yang digawangi anak-anak muda juga telah menghasilkan USD8,2 miliar di 2020.

“Hanya dengan percepatan transformasi digital, maka ASEAN akan cepat lakukan lompatan besar menjadi negara maju,” ucap Presiden.

Poin kedua yang Presiden Jokowi sampaikan yaitu peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi hijau. Ekonomi kawasan saat ini menurut Presiden harus bangkit lebih kuat dan harus menjadi titik balik bagi pembangunan ekonomi hijau di kawasan.

BACA JUGA:  Deretan Istri Pewaris Tahta Posisi Suami di Pilkada 2020, Ini Daftarnya

“Pembangunan rendah karbon dan berkelanjutan adalah ekonomi masa depan. Pemuda ASEAN harus menjadi garda terdepan dalam mengusung ekonomi masa depan untuk kawasan yang lebih baik,” jelas Presiden.

Presiden Jokowi berharap, pemuda ASEAN dapat menjadi pemimpin perubahan karena partisipasi aktifnya akan menentukan masa depan ASEAN. (DI)

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru