KBRI Phnom Penh Selamatkan 34 WNI Korban Penipuan di Kamboja

- Publisher

Minggu, 11 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan WNI korban penyekapan oleh perusahaan

Puluhan WNI korban penyekapan oleh perusahaan "online scam" sudah berhasil diselamatkan di Sihanoukville, Kamboja, Sabtu (30/7/2022). Foto: ANTARA/HO-KBRI Phnom Penh/aa. (Handout KBRI Phnom Penh)

INIKEPRI.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh bersama dengan Kepolisian Kamboja berhasil membebaskan 34 warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku ditipu dan disekap di sebuah perusahaan penipuan daring (online scam) di Poipet Kamboja.

“Mayoritas mereka berasal dari Sulawesi Utara,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dilansir dari ANTARA, Sabtu 10 Desember 2022.

BACA JUGA:  Varian Baru Virus Corona Menyebar Lebih Cepat, Ini Yang Perlu Diketahui

Judha mengatakan sebelumnya pada 8 Desember 2022, KBRI Phnom Penh menerima pengaduan dari salah satu WNI yang mewakili 34 pekerja Indonesia.

KBRI Phnom Penh segera berkoordinasi dengan otoritas setempat sehingga pada 9 Desember 2022, seluruh 34 WNI telah berhasil diselamatkan oleh pihak berwenang Kamboja.

BACA JUGA :

Tradisi Seks Bebas Suku Kreung Kamboja, Setubuhi Gadis Perawan di Gubuk Cinta

BACA JUGA:  Kenali Sistem Pilpres AS Electoral College, Penentu Kemenangan Bukan Suara Terbanyak

Ke-34 WNI tersebut, kata dia, saat ini berada di Kantor Kepolisian Poipet dan sedang menjalani wawancara untuk proses penyelidikan.

Proses tersebut diperkirakan selesai dalam waktu satu pekan sebelum para WNI itu diserahkan kepada KBRI Phnom Penh untuk proses repatriasi.

Judha menuturkan bahwa kasus WNI yang menjadi korban perusahaan online scam di Kamboja terus meningkat.

Sejak 2020 hingga Oktober 2022, tercatat 679 WNI berhasil diselamatkan dan dipulangkan. Namun, kasus baru masih terus bermunculan.

BACA JUGA:  Berkedok Agen Pembayaran, Pasutri di Karimun ini Gelapkan Puluhan Juta Rupiah

Ia menilai perlu ada langkah tegas untuk pencegahan sejak dari hulu oleh pihak-pihak terkait di Indonesia, termasuk pemerintah daerah.

Pencegahan tersebut antara lain dengan memastikan keberangkatan pekerja migran sesuai prosedur dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai modus penipuan kerja ke luar negeri melalui jaringan media sosial. (RP)

Berita Terkait

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel
Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis
Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:00 WIB

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel

Jumat, 6 November 2026 - 08:01 WIB

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Berita Terbaru