INIKEPRI.COM – Anthonius Ari Rejeki Lumban Gaol, korban pengeroyokan oleh sejumlah security SP Plaza mengaku kecewa lantaran para pelaku tidak ditahan oleh pihak kepolisian.
Anthonius kepada INIKEPRI.COM, Kamis 15 Desember 2022, mengatakan, pihaknya mengetahui hal itu saat menanyakan kelanjutan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Sagulung.
“Tadi malam (Rabu, 15 Desember 2022), saya dan keluarga mencari tahu, sejauh mana kasus saya ditangani. Apakah pelakunya ditahan? Ternyata tidak dilakukan penahanan sesuai informasi dari petugas SPK. Ini membuat saya kecewa,” kesal Anthonius, Kamis 15 Desember 2022.
Ia berharap, seharusnya Polsek Sagulung, menahan para pelaku pengeroyokan atas peristiwa yang dialaminya.
“Saya ini dikeroyok hanya karena masalah parkir,” sambung dia.
Anthonius menyebut, saat ini ia meminta bantuan hukum dari Amsal Sulaiman Lumban Gaol, untuk menindaklanjuti perkara ini.
“Saya dan keluarga sudah meminta bantuan dari Pak Amsal, agar perkara ini dapat dibawa ke ranah hukum,” sebut dia lagi.
Dia juga mengatakan, tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk menahan para pelaku, agar tidak berakibat dengan keributan yang dapat muncul di kemudian hari.
BACA JUGA :
Antar Ibu Berbelanja, Anthonius Babak Belur Dihajar Security SP Plaza
“Siapa yang terima dikeroyok seperti ini. Kalau tak ada tindakan tegas dari Polisi, kami khawatir ini akan berkembang lebih luas,” ujar dia.
Anthonius bersama kuasa hukumnya berencana akan membawa kasus pengeroyokan ini ke Polda Kepri.
“Kalau tak kunjung ditindaklanjuti, kami akan bawa ini sampai ke Polda Kepri,” tutup dia. (RBP)

















