Wah, wah! Arab Saudi Bakal Buka Kasino dan Terima Turis dari Israel

- Publisher

Kamis, 26 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Arab Saudi dikabarkan tak lama lagi akan mulai menerima para warga dan investor dari Israel yang ingin ke negeri itu.

Kantor berita Israel Globes melaporkan bahwa Saudi akan membuka pintu bagi pelancong Israel untuk berkunjung ke dua pulaunya di Laut Merah, Tiran, dan Sanafir.

Pulau itu sendiri nantinya akan dihubungkan dengan jembatan menuju wilayah Mesir.

“Arab Saudi akan segera mengizinkan orang Israel untuk mendapatkan visa turis untuk mengunjungi pulau Tiran dan Sanafir yang akan menyediakan hotel dan kasino,” tulis media itu yang dikutip Al Mayadeen, Selasa (24/1/2023).

BACA JUGA:  Kota ini Larang Merokok Guna Cegah Penularan Covid-19

Pulau Tiran dan Sanafir sendiri dibeli Arab Saudi dari Mesir pada tahun 2016. Sebelumnya, Pulau Tiran telah didemiliterisasi sesuai perjanjian normalisasi Mesir-Israel pada 1979.

Meski tidak memiliki sumber daya yang besar, pulau ini dianggap sebagai sesuatu yang strategis mengingat lokasinya yang menjadi pintu masuk dari Laut Merah menuju Eliat, pusat ekonomi dan perdagangan Israel.

Adapun, pada Juni lalu, Riyadh juga disebutkan tengah menarik minat investor Negeri Yahudi itu untuk berinvestasi di wilayahnya.

CEO Kamar Dagang Israel Nirit Ofir mengatakan kepada kantor berita Al-Monitor bahwa sektor swasta di kedua belah pihak telah menarik Tel Aviv dan Riyadh dalam posisi yang semakin erat dari segi ekonomi.

BACA JUGA:  Kabar Baik, Arab Saudi Mengakhiri Larangan Masuk

“Arab Saudi mengincar teknologi pertanian Israel dengan banyak minat, karena mereka dapat membantu Riyadh mencapai ketahanan pangan,” sebut laporan itu.

Sebelumnya Saudi melarang masuknya warga Israel ke wilayahnya dan tidak menjalankan hubungan diplomatik dengan negara itu. Hal ini terkait tindakan okupansi Israel atas wilayah Palestina.

Meski begitu, kedua negara disebut-sebut sempat melakukan komunikasi. Di tahun 2020, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan dilaporkan mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS)

BACA JUGA:  Resesi Seks di Singapura, Ini Penyebab Terbarunya

Saat itu, tetangga-tetangga Saudi seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain telah memutuskan untuk menormalisasi hubungannya dengan Tel Aviv. Ini dilakukan dengan mediasi oleh Amerika Serikat, yang saat itu dipimpin Presiden Donald Trump.

Sementara itu, Saudi sendiri saat ini sedang menggarap beberapa proyek besar di sekitar Laut Tengah. Salah satunya adalah sebuah kota baru yang dinamakan NEOM.

Proyek-proyek besar ini nantinya ditujukan untuk menarik warga internasional untuk berkunjung ke Arab Saudi. Pembuatan kota ini sesuai dengan Visi 2030 MBS yang menginginkan agar negaranya lebih independen dari pendapatan minyak. (DI)

Berita Terkait

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Berita Terbaru