Kota ini Larang Merokok Guna Cegah Penularan Covid-19

- Publisher

Sabtu, 15 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanyol, inikepri.com – Kota di Galicia dan Kepulauan Canary, Spanyol memberlakukan larangan merokok, dan wilayah lain mempertimbangkan untuk mengikuti. Wilayah Galicia di Spanyol bagian utara mengeluarkan larangan merokok di tempat umum karena khawatir hal itu dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19.

Pemerintah Galicia mengeluarkan larangan merokok di jalan dan di tempat umum, seperti restoran dan bar, jika jaga jarak sosial tidak memungkinkan.

Wilayah barat laut adalah yang pertama memberlakukan larangan merokok, lalu diikuti Kepulauan Canary—salah satu kawasan wisata lainnya di Spanyol. Larangan merokok ini muncul pada saat Spanyol menghadapi tingkat penularan terburuk di Eropa Barat.

Baca Juga : Pengakuan Relawan Vaksin Covid-19, Setelah Disuntik: Ngantuk, Lapar dan…

Kasus harian telah meningkat dari hampir 150 kasus pada bulan Juni hingga melampaui 1.500 kasus sepanjang Agustus. Tercatat ada 1.690 kasus baru dalam hitungan 24 jam pada Rabu (12/8), sehingga total kasus Covid-19 negara itu menjadi hampir 330.000 orang.

BACA JUGA:  The Rock Siap Jadi Presiden Amerika Serikat

Larangan merokok di Galicia diumumkan dalam konferensi pers pada Rabu (12/8) setelah para ahli merekomendasikannya kepada pemerintah daerah.

Langkah tersebut didukung oleh penelitian kementerian kesehatan yang diterbitkan bulan lalu. Riset itu menguraikan hubungan antara merokok dan peningkatan penyebaran virus corona.

Dikatakan bahwa risiko penularan meningkat karena potensi droplet dari para perokok – yang mungkin sudah terinfeksi Covid-19 – ketika mereka menghembuskan asap rokok.

Para pakar juga mengatakan perokok berisiko terinfeksi dengan cara lain, seperti menyentuh rokok mereka sebelum menaruhnya ke mulut dan dengan memegang masker wajah saat mengeluarkan rokok dan mematikannya.

Penelitian juga menunjukkan dampak negatif merokok yang lebih luas bagi kesehatan.

BACA JUGA:  Beringas! Usai Tembak Warga, Tentara Myanmar Colong Kotak Amal Masjid

“Telah terbukti bahwa penggunaan tembakau, dalam bentuk apa pun, memperburuk penyakit pernapasan,” katanya.

“Bukti saat ini menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan … risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan bentuk gejala yang parah,” tambahnya.

“Merokok tanpa batas … dengan orang-orang yang dekat dan tanpa jarak sosial [menimbulkan] risiko tinggi infeksi,” kata Presiden regional Alberto Núñez Feijóo dalam konferensi pers.

“Kami tahu bahwa ini adalah tindakan yang tidak populer bagi perokok,” tambah Alberto Fernández Villar, anggota komite klinis yang menasihati pemerintah, menurut surat kabar El País. “Tapi saya yakin kita berada dalam situasi yang luar biasa.”

Pada Kamis (13/8), Kepulauan Canary mengumumkan tindakan serupa dan melarang merokok di luar ruangan di mana penjarakan sosial tidak dapat dijamin diterapkan. Larangan mulai berlaku pada hari Jumat (14/8) bersamaan dengan instruksi lain yang mewajibkan pemakaian masker di ruang publik.

BACA JUGA:  Varian COVID-19 India `Ngamuk`, Singapura Tutup Sekolah!

Pejabat daerah termasuk Madrid, Andalusia dan Valencia dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan larangan merokok di wilayah mereka.

Tindakan serupa telah diberlakukan di tempat lain, seperti di Afrika Selatan di mana penjualan tembakau dilarang pada akhir Maret.

Satu Juta Orang Berhenti Merokok

Kebijakan-kebijakan itu dilandasi pertimbangan kesehatan, berdasarkan saran dari para ahli medis negara terkait serta dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara di Inggris, sebuah survei menunjukkan bahwa lebih dari satu juta orang telah berhenti merokok sejak pandemi Covid-19 melanda. Saran pemerintah Inggris mengatakan perokok mungkin berisiko mengalami gejala Covid-19 yang lebih parah.

Dokter mengatakan perokok lebih mungkin terkena infeksi saluran pernapasan, dan lebih mungkin mengembangkan komplikasi seperti pneumonia pada tahap selanjutnya.

Sumber : bbcindonesia

Berita Terkait

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Berita Terbaru