Penanganan Stunting di Kepri Diapresiasi Deputi BKKBN

- Publisher

Kamis, 2 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang KSPK BKKBN, Nopian Andusti didampingi Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Rohina. Foto: ANTARA/Ogen

Deputi Bidang KSPK BKKBN, Nopian Andusti didampingi Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Rohina. Foto: ANTARA/Ogen

INIKEPRI.COM – Penanganan stunting di Kepulauan Riau (Kepri) diapresiasi oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti.

Apresiasi itu ia sampaikan saat membuka Pra Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu 1 Februari 2023.

Nopian Andusti menyampaikan angka stunting di Kepri turun sebesar 2,2 persen, yaitu dari 17,6 persen menjadi 15,4 persen sehingga menjadikan daerah ini sebagai provinsi keempat terendah stunting se-Indonesia.

“Target nasional tahun 2024, angka stunting turun jadi 14 persen. Kepri tinggal mengejar 1,4 persen lagi, tapi saya yakin daerah ini bisa memenuhi target di bawah 10 persen,” kata Nopian.

BACA JUGA:  Ansar Buka Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di Provinsi Kepri

BACA JUGA :

Silaturahmi dengan Kadinkes, KNPI Kepri Diajak Turut Serta Berantas Stunting

Percepat Penurunan Kasus, DWP Tanjungpinang jadi Ibu Asuh Anak Stunting

Secara khusus, ia juga menyampaikan apresiasi pada Kabupaten Karimun yang angka stunting nya terendah se-Kepri yaitu sebesar 13,3 persen.

Penghargaan yang setinggi-tingginya juga diberikan kepada Kabupaten Anambas yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting tertinggi se-Kepri yang mencapai angka sebesar 7,7 persen dari 21,7 persen pada 2021 menjadi 13,33 persen pada 2022.

BACA JUGA:  Hadiri Hari Tri Suci Waisak, Pj Wako Andri Berharap Bersama Membangun Tanjungpinang

“Ini menunjukkan adanya kerja sama dan koordinasi pentaheliks yang sudah terjalin di Kepri baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, lini lapangan serta masyarakat,” ujarnya.

Pra Rakerda, kata Nopian, masuk pada proses penajaman perencanaan untuk 2024 untuk menghasilkan program kerja yang lebih bagus dalam rangka menekan angka stunting di Kepri.

“Sekaligus tadi kita menyaksikan pengukuhan tim satgas percepatan penurunan stunting di Kepri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada pemerintah daerah untuk memaksimalkan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan pusat untuk penanganan stunting, sebab jika anggaran tidak digunakan maksimal akan dikembalikan ke pusat.

BACA JUGA:  Wali Kota Rahma Terima Piala Penghargaan KLA

“Sayang sekali dananya harus dikembalikan, lebih baik kita gunakan untuk penanganan stunting,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Kepri Rohina menyampaikan Pra Rakerda diikuti oleh 62 orang yang terdiri dari unsur OPDKB Kabupaten Kota dan Provinsi dan Jajaran Perwakilan BKKBN Kepri.

“Tujuannya untuk evaluasi capaian program Bangga Kencana sekaligus menyusun quick wins untuk akselerasi program pada tahun mendatang,” ucapnya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Berita Terbaru