Lewat Diskresi, Cen Sui Lan Selesaikan Jalan Menuju Pemakaman di Desa Sawang Selatan

- Publisher

Minggu, 2 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri, mengalokasikan dana aspirasi untuk pengaspalan jalan menuju pemakaman Tionghoa di Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, Karimun. Foto:  yen/suaraserumpun.com

Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri, mengalokasikan dana aspirasi untuk pengaspalan jalan menuju pemakaman Tionghoa di Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, Karimun. Foto: yen/suaraserumpun.com

INIKEPRI.COM – Cen Sui Lan Anggota DPR RI Dapil Kepri, mengalokasikan dana aspirasi untuk pengaspalan jalan menuju pemakaman Tionghoa di Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Provinsi Kepri pada tahun anggaran 2023 ini.

Dalam dua bulan waktu pengerjaan, lewat aspirasi dan diskresi Cen Sui Lan, pengaspalan jalan menuju pemakaman senilai Rp1,7 miliar itu rampung pada April 2023 ini.

Kegiatan pengaspalan- jalan menuju pemakaman Tionghoa di Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur, Karimun, Kepri dari aspirasi dan diskresi Cen Sui Lan melalui Kementerian PUPR sudah hampir selesai, Sabtu (1/4/2023). Foto: yen/suaraserumpun.com

“Pembangunan dan pengaspalan jalan menuju pemakaman tionghoa di Desa Sawang Selatan ini bertujuan agar akses ziarah kubur atau Cheng Beng bagi warga tiongho pada tahun 2023 ini, bisa berjalan lancar. Sehingga kegiatan prosesi tahunan etnis Tionghoa ini meningkatkan traffic (lalu lintas) warga yang pulang melaksanakan Cheng Beng,” kata Cen Sui Lan, Sabtu (1/4/2023) sore.

BACA JUGA:  Lewat Cen Sui Lan, Rumah Warga Pongkar dan Sawang di Karimun Jadi Molek

BACA JUGA :

Cen Sui Lan Kembali Bagikan Ribuan Paket Beras di 3 Titik Kota Batam

Anggota Komisi V ini menjelaskan, aspirasi pembangunan jalan menuju pemakaman Tionghoa di Desa Sawang Selatan ini merupakan usulan dari tokoh Masyarakat Kepri, Datok Amat Tantoso pada tahun 2022 lalu.

Kata Cen Sui Lan, warga etnis Tionghoa meminta agar pembangunan jalan menuju pemakaman leluhur tionghoa itu, dimasukan pada Program KOTAKU.

“Tapi karena program itu sekarang menjadi KOTAKU Kawasan, makanya tidak bisa dimasukan. Tapi untuk mengakomodir aspirasi itu, akhirnya pada Februari 2023 lalu, saya menggunakan diskresi bersama Menteri PUPR,” ujar dia Cen.

BACA JUGA:  2024, Cen Sui Lan Turun Tangan Selesaikan Banjir di Anambas dan Dorong Program Bantuan PSU l

“Saya sampaikan dalam Raker dengan Pak Basuki Menteri PUPR, ini penting prioritas untuk pengembangan infrastruktur berbasis kebudayaan dan dapat juga meningkatkan perekonomian. Dan kemudian diikuti dengan surat resmi saya sebagai Anggota DPR RI, maka langsung Dirjen Bina Marga merencanakan jalan tersebut. Alhamdulillah jalan tersebut sudah 90 persen siap, dengan anggaran Rp1,7 miliar,” sambung Dewan Kehormatan PSMTI Provinsi Kepri itu.

BACA JUGA :

Cen Sui Lan: Pastikan Rumah Hunian Tetap untuk Korban Longsor di Serasan Lengkap dengan Furnitur

Datok Amat Tantoso tokoh masyarakat Kepri yang juga Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Valas Asing (APVA) Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada Cen Sui Lan yang sangat peduli kemajuan Kepri.

BACA JUGA:  Kepala Kemenag Karimun Tinjau Tanah Wakaf di Teluk Salak, Dorong Proses Sertifikasi

“Ini bukti nyata program beliau untuk masyarakat. Akses jalan langsung selesai dalam 2 bulan, ini luar biasa,” ungkap Datok Amat Tantoso yang juga ikut ziarah Cheng Beng ke pemakaman Sawang Selatan itu.

Jalan menuju pemakaman Tionghoa ini dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasiona (BPJN) Kepri Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

BACA JUGA :

Senam Sehat Bersama Cen Sui Lan di Nagoya Thamrin City Berlangsung Meriah

Stanley selaku Kepala BPJN Kepri dalam laporannya kepada Cen Sui Lan menjelaskan, pembangunan jalan ini diselesaikan 100 persen pada awal April 2023 ini.

“Jalan dibangun dengan aspal hotmix ketebalan 15 sentimeter,” sebutnya. (DI)

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru