Karantina Pertanian Gencarkan Patroli Pencegahan Penyelundupan Pangan Ilegal

- Publisher

Minggu, 9 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Karantina Pertanian Tanjungpinang, Kepri, melakukan pengawasan di pelabuhan bongkar muat guna mencegah masuknya pangan ilegal. Foto: ANTARA/Ogen.

Personel Karantina Pertanian Tanjungpinang, Kepri, melakukan pengawasan di pelabuhan bongkar muat guna mencegah masuknya pangan ilegal. Foto: ANTARA/Ogen.

INIKEPRI.COM – Balai Karantina Pertanian (BKP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menggencarkan patroli ke sejumlah pelabuhan bongkar muat guna mencegah penyelundupan pangan ilegal dari luar negeri jelang Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kepala Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang Aris Hadiyono dilansir dari ANTARA mengatakan, patroli ini sudah dimulai sejak awal Ramadhan dan akan terus dilaksanakan sampai menjelang hari raya Idul Fitri.

BACA JUGA:  Pekan Imunisasi Nasional Polio di Tanjungpinang Segera Dilaksanakan, Catat Waktu dan Tempatnya

“Patroli difokuskan mengawasi titik-titik pelabuhan yang rawan penyelundupan. Tim patroli bergerak menelusuri pelabuhan bongkar muat di Pulau Bintan,” kata Aris Hadiyono di Tanjungpinang, Sabtu 8 April 2023.

BACA JUGA :

Nilai Ekspor Babi dari Pulau Bulan Capai Rp785 M

Jelas dia, Letak Kota Tanjungpinang yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura memang rawan terhadap masuknya berbagai produk pertanian ilegal.

BACA JUGA:  CPNS Formasi 2021 Pemko Tanjungpinang Jalani Tes Kesehatan

Oleh karena itu, lanjut dia, Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang akan selalu melakukan pengawasan di tempat-tempat masuk yang belum ditetapkan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar Tanjungpinang terjaga dari hama penyakit.

“Tentu ini akan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Tanjungpinang,” ujarnya.

Tim patroli, sebut Aris, pada saat razia akan melakukan pemeriksaan kapal di beberapa lokasi pelabuhan bongkar muat.

BACA JUGA:  Angka Inflasi Kepri Terendah Ketiga se-Sumatera di Desember 2022

Pihaknya memang fokus melakukan langkah antisipasi penyelundupan produk pangan ilegal dari jalur laut.
Bahkan, jam kerja untuk melakukan patroli akan ditambah.

“Mendekati lebaran, kami tetap meningkatkan pelayanan dan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas pangan, khususnya di Tanjungpinang,” tutup Aris. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru