Ekspor Indonesia pada Maret 2023 Capai US$23,50 Miliar

- Admin

Selasa, 18 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor Indonesia Maret 2023 mencapai US$23,50 miliar atau naik 9,89 persen dibanding ekspor Februari 2023. Foto: Tangkapan Layar Youtube BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor Indonesia Maret 2023 mencapai US$23,50 miliar atau naik 9,89 persen dibanding ekspor Februari 2023. Foto: Tangkapan Layar Youtube BPS

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor Indonesia Maret 2023 mencapai US$23,50 miliar atau naik 9,89 persen dibanding ekspor Februari 2023. Apabila dibanding Maret 2022 nilai ekspor turun sebesar 11,33 persen.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi saat konferensi pers Senin (17/4/2023) mengatakan ekspor nonmigas Maret 2023 mencapai US$22,16 miliar, naik 9,71 persen dibanding Februari 2023.

BACA JUGA :

Presiden: Larangan Ekspor Tembaga Mentah Diumumkan Tahun Ini

Baca Juga :  Ekspor Indonesia Juni 2024 Capai US$20,84 Miliar

“Sementara itu turun 11,70 persen jika dibanding ekspor nonmigas Maret 2022. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Maret 2023 mencapai US$67,20 miliar atau naik 1,60 persen dibanding periode yang sama pada 2022,” kata Imam.

Lanjutnya, ekspor nonmigas mencapai US$63,19 miliar atau naik 0,55 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Maret 2023 terhadap Februari 2023 terjadi pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$568,8 juta (14,29 persen).

Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$260,0 juta (10,53 persen). Menurut sektor, kata Imam ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Maret 2023 turun 5,40 persen dibanding 2022.

Baca Juga :  Wisata Kepri kian Bergairah, Kunjungan Wisman Mei 2025 Naik 39,05 Persen

BACA JUGA :

Nilai Ekspor Babi dari Pulau Bulan Capai Rp785 M

“Begitu juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 5,69 persen, sedangkan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 28,10 persen,” kata Imam.

Menurut negara tujuan ekspor nonmigas Maret 2023 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$5,67 miliar, Amerika Serikat US$1,97 miliar, dan Jepang US$1,78 miliar. Kontrobusi ketiganya mencapai 42,51 persen.

Baca Juga :  April 2024, APBN Surplus Rp75,7 Triliun

“Sedangkan ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$4,09 miliar dan US$1,53 miliar,” kata Imam.

“Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Maret 2023 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$9,19 miliar (13,68 persen), diikuti Kalimantan Timur US$7,95 miliar (11,83 persen) dan Jawa Timur US$6,31 miliar (9,38 persen). (RP)

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru