Pemprov Kepri Usulkan Kembali Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

- Publisher

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Batam-Bintan. Foto: Istimewa

Jembatan Batam-Bintan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali mengusulkan pembangunan jembatan Batam-Bintan kepada pemerintah pusat.

Usulan ini disampaikan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2023.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri, Misni, dilansir dari ANTARA, Kamis 18 Mei 2023, berharap proyek tersebut masuk dalam rencana kerja pemerintah (RKP) tahun anggaran 2024.

BACA JUGA :

Jembatan Babin! AIIB Bangun Jembatan dari Kabil ke Pulau Tanjung Sauh

“Usulan pembangunan jembatan Batam-Bintan bertujuan mendukung proyek prioritas strategis nasional atau Major Project dalam RKP 2024,” kata Misni.

Pembangunan jembatan Batam-Bintan, menurut Misni, perlu direalisasikan seiring makin meningkatnya arus barang dan jasa antara kedua pulau, yaitu Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

Pembangunan jembatan ini diyakini mampu mendukung perkembangan perekonomian khususnya di sektor industri, pariwisata, perdagangan, pertanian, dan perikanan di dua pulau itu. Sekaligus dapat menjadi pemicu berkembangnya kawasan baru di sepanjang koridor jembatan Batam-Bintan.

BACA JUGA:  DP3APM Tanjungpinang Gelar Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan dan TPPO

“Oleh karena itu, Batam dan Bintan membutuhkan infrastruktur penghubung yang memadai, seperti jembatan,” ucap Misni.

Pemprov Kepri pada tahun ini, lanjutnya, mengusulkan total 23 proyek strategis ke pemerintah pusat, termasuk pembangunan jembatan Batam-Bintan.

BACA JUGA :

Digarap Korsel, Jembatan Batam-Bintan Jadi Jembatan Tol Cable Stayed Terpanjang di Indonesia

Proyek-proyek dimaksud tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri, meliputi Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.

“Seluruh proyek yang kami usulkan sudah memenuhi persyaratan, selanjutnya akan dibahas oleh kementerian/lembaga terkait,” ujar Misni.

Usulan proyek strategis Pemprov Kepri tahun 2023, rinci Misni, antara lain penyediaan air baku DAS Kawal tahap II (pipa transmisi), pembangunan instalasi pengolahan air minum SPAM regional Pulau Bintan, penyediaan air minum perpipaan berbasis masyarakat Tanjungpinang.

Kemudian, pembangunan pelabuhan penyeberangan Roro Midai, pembangunan fly over simpang Kabil Kota Batam, pembangunan pelabuhan terpadu Kabupaten Natuna, pemasangan sambungan baru listrik bagi rumah tangga belum berlistrik yang tidak mampu, pengembangan sistem pengelolaan limbah industri B3, dan akses KEK Galang Batang I.

BACA JUGA:  Langkah Strategis Pemprov Kepri Mencegah Korupsi

Selanjutnya, pembangunan ruas jalan simpang Sialang – Simpang Pengudang Kilometer 46, pembangunan ruas jalan Lintas Barat di Kabupaten Bintan, penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan air limbah, pengembangan kawasan cabe di Kabupaten Bintan dan Kota Batam, proses pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi.

Ada juga pelatihan vokasi berbasis kerja sama industri bagi tenaga pendidik atau guru, peningkatan kemampuan potensi sumber kesejahteraan sosial kelembagaan masyarakat kewenangan Provinsi Kepri, pemberdayaan industri kecil dan menengah dalam rangka penerapan Making Indonesia 4.0, fasilitasi konsultasi/pendampingan hak kekayaan intelektual, pengembangan kawasan dan rantai pasok UKM, konsultasi bisnis dan pendampingan, jasa sewa cloud server, serta pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap.

BACA JUGA:  Orang Tua di Kepri Diminta untuk Bawa Balitanya Ikut Vaksinasi Campak

“Harapannya dapat segera terealisasi untuk mendukung percepatan pembangunan dan ekonomi daerah maupun nasional,” kata Misni

Secara terpisah, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, optimistis khusus proyek jembatan Batam-Bintan mulai dibangun 2024, menggunakan skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha atau KPBU.

“Insya Allah, mudah-mudahan awal tahun depan sudah dilelang pemerintah pusat. Kita doakan bersama,” kata Ansar.

Ansar menyebut proses pembangunan jembatan Batam-Bintan tinggal menunggu penyelesaian kegiatan soil investigasi atau penyelidikan tanah, yang merupakan metode penentuan stratigrafi dan sifat fisik tanah yang akan menjadi tempat dibangunnya konstruksi tiang jembatan tersebut.

Sementara itu, masalah pembebasan lahan pembangunan jembatan Batam-Bintan diklaim sudah selesai yang ditandai dengan penyerahan sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada Pemprov Kepri.

“Tahun ini, kami masih fokus merampungkan soil investigasi. Durasi pekerjaannya sekitar tujuh bulan, dengan total anggaran sebesar Rp68 miliar dari APBN,” sebut Ansar. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Berita Terbaru