BAKTI Kominfo Teken Kontrak Operasional BTS 4G dengan Tiga Konsorsium

- Publisher

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Kontrak Operation & Maintenance BTS 4G di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta. Foto: Humas Kominfo

Penandatanganan Kontrak Operation & Maintenance BTS 4G di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta. Foto: Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Kontrak operasional dan perawatan Base Tranceiver Station (BTS) 4G untuk Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) yang dibangun Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) dengan tiga konsorsium pemenang lelang Paket Satu, Dua, Tiga, Empat dan Lima, resmi diteken.

Penandatanganan kontrak Operation & Maintenance BTS 4G itu berlangsung setelah kesepakatan pengakhiran kontrak payung antara BAKTI Kominfo dan perwakilan tiga konsorsium BTS 4G pada Rabu (29/11/2023).

“Sehingga layanan sinyal dari site BTS yang telah tercatat menjadi aset BAKTI Kominfo dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara optimal,” kata Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dalam keterangannya terkait Penandatanganan Kontrak Operation & Maintenance BTS 4G di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta seperti dikutip pada Minggu (3/12/2023).

BACA JUGA :

BACA JUGA:  Satelit SATRIA-1 Berhasil Capai Orbitnya di atas Pulau Papua

Kemenkominfo Alokasikan 151 VSAT untuk Kepri, Satria-1 Siap Beroperasi 29 Desember 2023

Penandatanganan kontrak itu dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) BAKTI Kominfo dengan perwakilan konsorsium.

Untuk konsorsium pemenang Paket Satu dan Dua, yakni Kemitraan Fiberhome, Telkominfra, dan PT Multi Trans Data (MTD), penandatanganan diwakili oleh Sales Director untuk Fiberhome Technologies Indonesia, Deng Mingsong.

Sementara konsorsium pemenang Paket Tiga, yakni Kemitraan Lintasarta, Huawei, dan Surya Energi Indotama (SEI) diwakili oleh Marketing and Solution Director Lintasarta, Ginandjar Alibasjah.

Sedangkan untuk konsorsium pemenang Paket Empat dan Lima, yakni Kemitraan PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera (IBS) dan ZTE Indonesia diwakili oleh Direktur Utama PT IBS, Makmur Jaury.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menyatakan penandatanganan kontrak itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Tahun Anggaran 2024, agar pemanfaatan alokasi anggaran pemerintah harus fokus pada hasil.

BACA JUGA:  Sejarah Hari Buruh Internasional yang Diperingati Tiap Tanggal 1 Mei

“Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, penggunaan anggaran harus sesuai dengan prosedur serta memberikan manfaat yang sepadan bagi masyarakat. Prosedur itu wajib, tapi orientasinya pada hasil, dan yang paling penting bermanfaat maksimal bagi rakyat,” jelasnya.

Menurut Menkominfo Budi Arie, penandatangan kontrak ini merupakan wujud kinerja Satuan Tgas (Satgas) BAKTI Kominfo yang mampu memberikan solusi cepat dan komprehensif untuk persoalan yang terjadi di lapangan.

Di tempat terpisah, Ketua Satuan Tugas Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kominfo, Sarwoto Atmosutarno, mengatakan, penyelesaian Proyek BTS 4G menjadi tugas mulia meski tidak mudah.

Namun hal itu bisa terlaksana dengan dukungan seluruh anggota Satgas yang terdiri atas berbagai instansi pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Optimis! Indonesia Bisa Bebas Corona Tanpa Vaksin

“Dengan itikad baik dan untuk kepentingan yang lebih luas, anggota Satgas yang berasal dari unsur Kejaksaan Agung, Kementerian Keuangan, BPKP, LKPP, Kominfo dan industri bersinergi untuk melakukan debottlenecking agar masyarakat di desa 3T dapat segera memanfaatkan sinyal seluler yang disediakan BAKTI,” tutur dia.

Dirut BAKTI Kominfo. Fadhilah Mathar, menambahkan, penandatanganan kontrak itu merupakan komitmen untuk menyediakan layanan seluler 4G bagi masyarakat di daerah 3T secara bertahap.

Sebab, layanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama Kominfo agar warga daerah 3T bisa memanfaatkan akses telekomunikasi.

“Kejaksaan Agung juga melakukan pendampingan dalam penyelesaian proyek ini agar taat hukum dan bebas penyimpangan. Semua itikad baik ini diejawantahkan oleh BAKTI Kominfo melalui penandatanganan kontrak ini,” tandas Dirut BAKTI Kominfo. (DI)

Berita Terkait

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Berita Terbaru