Resmikan Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige, Hasan Harapkan Dapat Dimanfaatkan Masyarakat

- Publisher

Sabtu, 23 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos meresmikan rumah perlindungan perempuan dan anak (Rumah Melati) dan gedung pusat pembelajaran keluarga (Puspaga Gelige) yang berada di UPTD Perlindungan Perempuan Jalan Ahmad Yani Batu 5 Tanjungpinang, Jum'at (22/12/2023). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos meresmikan rumah perlindungan perempuan dan anak (Rumah Melati) dan gedung pusat pembelajaran keluarga (Puspaga Gelige) yang berada di UPTD Perlindungan Perempuan Jalan Ahmad Yani Batu 5 Tanjungpinang, Jum'at (22/12/2023). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos meresmikan rumah perlindungan perempuan dan anak (Rumah Melati) dan gedung pusat pembelajaran keluarga (Puspaga Gelige) yang berada di UPTD Perlindungan Perempuan Jalan Ahmad Yani Batu 5 Tanjungpinang, Jum’at (22/12/2023).

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Pj Wali Kota Hasan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Rustam dan selanjutnya dilakukan pemotongan pita.

BACA JUGA:

Pimpinan Apel Operasi Lilin Seligi 2023 Bersama Kapolresta, Pj Wako Hasan Ajak Menjaga Toleransi Umat Beragama

Dalam kesempatan itu juga, diserahkan bantuan peralatan kuliner berupa mixer, dandang, serta perlengkapan buket bunga, yang diserahkan kepada perempuan miskin, rentan dan perempuan kepala keluarga.

Pj Wali Kota Hasan menyebutkan, permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tanjungpinang masih cukup tinggi.

Menurutnya, pemerintah hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat salah satunya kekerasan terhadap perempuan dan anak.”

BACA JUGA:  Street Food Kuliner Bintan Center Diresmikan, Salah Satu Ikon Kuliner Tanjungpinang

“Tentunya kita harus mencari ujung masalahnya dimana, disampaikan Kepala DP3APM bahwa banyak faktor sehingga kekerasan terjadi, ini harus menjadi perhatian,” ujarnya dalam sambutannya.

Hasan mengatakan, diresmikan Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige salah satu upaya Pemko Tanjungpinang untuk meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dalam rumah ini, lanjutnya, ada disediakan psikolog yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsultasi dan konseling. Tidak hanya itu dalam rumah dan gedung tersebut disiapkan fasilitas yang cukup memadai.

“Saya harapkan Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemko sangat konsen terhadap masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak ini. Dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala DP3APM telah berdiskusi secara internal menyusun rencana aksi penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Nanti akan kita rampungkan apa yang menjadi rencana aksi yang akan dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak,” Imbuhnya.

BACA JUGA:  Pimpinan Apel Operasi Lilin Seligi 2023 Bersama Kapolresta, Pj Wako Hasan Ajak Menjaga Toleransi Umat Beragama

Sementara itu, Kepala DP3APM Tanjungpinang Rustam menyampaikan, peresmian Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige merupakan tindak lanjut dari arahan Pj Wali Kota Hasan dan harapan Kapolresta Tanjungpinang, tentang pentingnya pencegahan kekerasan kepada anak di Tanjungpinang yang cukup tinggi.

Menurutnya, salah satu akar masalah kekerasan terhadap anak adalah kerapuhan keluarga dan kurangnya kemampuan untuk memberikan kenyamanan kepada anak dan melakukan pengasuhan secara optimal kepada anak.

“Gedung Puspaga Gelige ini diharapkan nantinya menjadi alternatif solusi bagi keluarga yang membutuhkan konsultasi dan konseling dalam melakukan pengasuhan kepada anak yang sebaiknya berbasis kepada pemenuhan kebutuhan dan kepentingan yang terbaik bagi anak,” ujarnya.

Sedangkan Rumah Melati, lanjut Rustam, adalah selter atau rumah singgah bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, yang membutuhkan tempat aman untuk sementara.

BACA JUGA:  Warga Kampung Bulang Setuju Gedung SMKN 3 Tanjungpinang Dijadikan Tempat Karantina Terpadu

“Selain disediakan tempat istirahat juga tersedia fasilitas bermain outdoor bagi anak agar tidak merasa bosan saat berada di rumah ini,” katanya.

Untuk meminimalisir kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kata Rustam, pihaknya telah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka peluasan edukasi parenting, diantaranya dengan TP PKK, GOW dan Dharma Wanita, serta saat ini juga diperluas kolaborasi dengan BKMT.

“Kami menyadari berbagai sarana dan upaya yang dilakukan DP3APM sediakan ini tentu jauh dari mencukupi, untuk mengurangi kasus-kasus kekerasan seminimal mungkin,” tuturnya.

Ia menambahkan, penyebab lain terjadi kekerasan adalah persoalan ekonomi, sehingga mendorong pihaknya menyerahkan bantuan peralatan kuliner kepada perempuan miskin, rentan dan perempuan kepala keluarga.

“Ini atas arahan Pj wali kota, melalui dana insentif fisikal kita diserahkan bantuan peralatan kuliner berupa mixer dan dandang, serta perlengkapan buket bagi perempuan miskin, rentan dan perempuan kepala keluarga,” imbuhnya. (RP)

Berita Terkait

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Berita Terbaru