Ma’ruf Amin Lakukan Groundbreaking Istana Wakil Presiden di IKN

- Publisher

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Ma'ruf Amin bersama beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju dan pejabat PUPR saat groundbreaking pembangunan Istana Wakil Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Senin (12/8/2024). Foto: Biro Komunikasi Publik PUPR

Wapres Ma'ruf Amin bersama beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju dan pejabat PUPR saat groundbreaking pembangunan Istana Wakil Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Senin (12/8/2024). Foto: Biro Komunikasi Publik PUPR

INIKEPRI.COM – Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan groundbreaking pembangunan Istana Wakil Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Senin (12/8/2024).

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyatakan bahwa pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN ini memiliki arti strategis, tidak hanya sebagai kebanggaan karena merupakan karya anak bangsa, tetapi juga diharapkan menjadi pusat aktivitas kenegaraan yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan pelayanan publik.

“Lebih dari itu, istana ini harus menjadi sumbu perubahan dan tempat lahirnya berbagai kebijakan penting yang menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia,” kata Wapres Ma’ruf Amin dalam keterangan pers yang diterima, pada Senin (12/8/2024).

Didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono, Wapres Ma’ruf Amin berpesan agar pembangunan Istana Wakil Presiden ini mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan, dengan memperhatikan kualitas dan standar yang tinggi serta menunjukkan transparansi dan akuntabilitas.

BACA JUGA:  WNI Boleh Masuk ke Singapura Lewat Batam Center, Ini Ketentuannya

Istana Wakil Presiden di IKN akan dibangun di atas lahan seluas 14,8 hektare dengan luas total bangunan 10.038,4 meter persegi. Proyek ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya dan Penta Architecture KSO dengan anggaran sebesar Rp1,45 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya PUPR, Diana Kusumastuti, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan Istana Wakil Presiden dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pembangunan istana dan kantor wapres, kediaman wapres, mess paspampres, parkir, serta bangunan penunjang lainnya.

“Tahap pertama akan kita selesaikan pada Agustus 2025. Mudah-mudahan pada 17 Agustus 2025 sudah bisa berfungsi. Tahap kedua akan segera kami lelangkan kembali,” ujar Diana.

BACA JUGA:  Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar, Terlihat dari Jarak 5 KM

Pembangunan Istana Wakil Presiden menggunakan konsep “Huma Betang Tunai,” yang dalam bahasa Dayak berarti rumah panjang ibu. Konsep ini menekankan ibu sebagai pengayom, pemberi, dan pemelihara, yang penting untuk diingat sebagai bagian dari kata Ibu Kota dan Ibu Pertiwi.

“Bangunan di IKN membutuhkan tipologi yang berakar pada arsitektur tradisional Indonesia, terutama rumah panggung. Konsep rumah panggung diangkat dalam desain Istana Wakil Presiden, dengan kekhasan rumah panjang Kalimantan. Atapnya nanti akan dipasang panel surya dan bangunannya didesain secara hemat energi,” jelas desainer Istana Wakil Presiden, Daliana Suryawinata.

Groundbreaking ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) sekaligus Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Suharso Monarfa.

BACA JUGA:  Wapres Harap Peserta Kampanye Akbar Pemilu 2024 Patuhi Pakta Integritas

Hadir juga desainer Istana Wakil Presiden, Daliana Suryawinata, Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan IKN Danis H. Sumadilaga, Direktur Bina Penataan Bangunan Cakra Nagara, dan Kepala BPPW Kalimantan Timur Rozali Indra Saputra.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Berita Terbaru