Ketua LPS Bilang Ekonomi Indonesia Solid, Ini Tandanya

- Publisher

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Tangkapan Layar

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa berbagai data menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih solid sepanjang awal tahun 2025.

Dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (8/4/2025), Purbaya menyampaikan tanda-tanda solidnya perekonomian Indonesia di awal 2025.

Pertama, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan tercatat tumbuh 5,3% secara tahunan (YoY) menjadi Rp8.599,4 triliun pada Januari 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 4,1% secara YoY.

BACA JUGA:  Bitcoin Anjlok, 5 Negara Bakal Bangkrut

“Saya pikir 2025 akan susah, laju pertumbuhan DPK turun. Tapi, untungnya di Januari tiba-tiba pertumbuhan DPK positif, menuju level normal lagi. Jadi ada pembalikan di sana,” jelas Purbaya.

Kedua, data Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia tercatat masih berada di level ekspansif sebesar 52,4 poin pada Maret 2025, meskipun menurun dibandingkan sebelumnya sebesar 53,6 poin pada Februari 2025.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Tetap Baik, Diprakirakan Tumbuh 4,7-5,5 Persen

“Artinya, mereka atau para pengusaha para manufacturer melihat ke depan kayaknya melihat demandnya tinggi, sehingga mereka meningkatkan belanjanya,” ujar Purbaya.

Ketiga, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) masih berada pada level optimis sebesar 126,4 pada Februari 2025, meskipun menurun dibandingkan sebelumnya di level 127,2 pada Januari 2025.

“Ini setelah bertahun-tahun, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) naik ke atas 100, artinya konsumen kita optimistik tentang kondisi ekonomi. Dan otomatis mereka akan belanja lebih ke depan,” ungkap Purbaya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Siap Dukung Arahan Presiden Prabowo Jadikan Pulau Galang Tempat Pengobatan Warga Gaza

Keempat, penjualan kendaraan bermotor tercatat tumbuh dengan penjualan mobil tercatat naik ke angka 72.295 unit pada Februari 2025. Angka ini bertambah 10.363 unit dibandingkan bulan sebelumnya.

“Kita lihat lagi, penjualan semen juga di Januari dan Februari sudah positif pertumbuhannya. Semen ini ada hubungannya dengan investasi. Jadi, sepertinya dari sisi demand ada pembalikan arah ekonomi,” kata Purbaya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul
Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November
Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan
80 UMKM Batam Ikuti Sampiran Project 2026, Literasi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar
Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta
Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji
Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik
Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:25 WIB

80 UMKM Batam Ikuti Sampiran Project 2026, Literasi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta

Berita Terbaru