Kemenag Buka Beasiswa BIB 2025, Animo Tinggi 4.455 Orang Mendaftar

- Publisher

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Agama Republik Indonesia kembali membuka peluang bagi para sarjana dan akademisi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktoral melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025.

Tahun ini, Kemenag mengalokasikan 230 kuota beasiswa untuk program S2 dan S3 dalam negeri. Meski terbatas, program ini tetap mendapat animo tinggi dari masyarakat.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar mencapai 4.455 orang, menjadikan seleksi beasiswa sangat ketat dan kompetitif.

“Kuota terbatas, tetapi peminatnya sangat tinggi. Ini menunjukkan BIB sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM pendidikan keagamaan,” ujar Ruchman saat memantau tes wawancara BIB hari ke-8 di Pusdiklat Keagamaan, Ciputat, Selasa (22/7/2025).

BACA JUGA:  Istithaah Kesehatan Jadi Syarat Sebelum Pelunasan Biaya Haji

Data Pendaftaran Beasiswa BIB S2 dan S3 Dalam Negeri:

Pendaftar Total: 4.455 orang

S2 Dalam Negeri: 3.214 pendaftar, Lolos administrasi: 1.779 orang, Lolos seleksi akademik dan tes skolastik: 527 orang

S3 Dalam Negeri: 1.241 pendaftar, Lolos administrasi: 874 orang, Lolos seleksi akademik dan tes skolastik: 483 orang

Saat ini, sebanyak 1.010 peserta dari jenjang S2 dan S3 sedang mengikuti tahapan wawancara daring yang berlangsung dari 14 hingga 23 Juli 2025. Wawancara dilakukan secara online dengan sistem 40 breakroom per hari, melibatkan 2 pewawancara, 1 peserta, dan 1 liaison officer (LO) di setiap sesi.

BACA JUGA:  Sidang Isbat Awal Syawal 1445 H Digelar 9 April 2024

Cara Mendapatkan Beasiswa BIB Kemenag

  1. Pendaftaran Online: melalui laman resmi https://beasiswa.kemenag.go.id
  2. Persyaratan Umum: Warga Negara Indonesia, Lulusan S1 (untuk S2) dan S2 (untuk S3), Aktif di bidang pendidikan keagamaan, Surat rekomendasi dari lembaga/instansi, Proposal studi dan rencana penelitian
  3. Seleksi Berlapis: Seleksi Administrasi, Seleksi Akademik dan Tes Bakat Skolastik, Tes Wawancara

Ruchman berharap keberadaan BIB dapat menjadi solusi untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, terutama bagi para dosen, guru madrasah, dan akademisi di lingkungan pendidikan keagamaan.

BACA JUGA:  Ini Tanda-tanda Kalian Harus Berhenti dari Sosial Media, Catat!
Flyer Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2025. Foto: Kemenag

“Kita dorong agar para dosen dan pendidik bisa mencapai jenjang doktoral, melebihi target UU Guru dan Dosen. Karena itu, beasiswa ini sangat penting untuk menopang kualitas SDM,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, jika alokasi anggaran dari LPDP meningkat pada tahun depan, maka jumlah kuota penerima beasiswa (awardee) akan ikut bertambah.

“Dari BIB untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia. Semoga proses wawancara berjalan lancar dan para peserta mampu menunjukkan kualitas terbaiknya,” tutup Ruchman.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI:

Website: https://beasiswa.kemenag.go.id

Email: beasiswa@kemenag.go.id

Hotline: 021-3812345 (jam kerja)

Media sosial: @kemenag_ri

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Waspada! Data KTP Bisa Disalahgunakan Pinjol, Ini Cara Ceknya
Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
Bukan Bahasa Indonesia! Ini Asal-Usul Kata “Haram Jadah” yang Sering Disalahpahami
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Lebih Fleksibel Mendaftar

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Senin, 4 Mei 2026 - 08:18 WIB

Waspada! Data KTP Bisa Disalahgunakan Pinjol, Ini Cara Ceknya

Rabu, 29 April 2026 - 07:52 WIB

Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI

Berita Terbaru

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Internasional

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB