Update BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatra 964 Jiwa, Verifikasi Data Terus Dilakukan

- Publisher

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan data terbaru penanganan banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kemkomdigi, Banda Aceh, Senin (8/12/2025). Foto: Hendra Gunawan/Dit. KPM Kemkomdigi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan data terbaru penanganan banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kemkomdigi, Banda Aceh, Senin (8/12/2025). Foto: Hendra Gunawan/Dit. KPM Kemkomdigi

INIKEPRI.COM – Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatin BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan data terbaru penanganan banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kemkomdigi, Banda Aceh, Senin (8/12/2025) sore.

Abdul Muhari menegaskan bahwa pembaruan data akan terus dilakukan hingga masa tanggap darurat berakhir. “Setelah tanggal 19 Desember 2025, kita akan kembali mengupdate situasi dan langkah-langkah penanganan, dengan pendalaman khusus untuk Provinsi Aceh,” ujarnya.

BNPB mencatat adanya tambahan tiga jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian Senin (8/12/2025) Dengan demikian, jumlah korban meninggal yang sebelumnya 961 jiwa, kini meningkat menjadi 964 jiwa di tiga provinsi terdampak.

BACA JUGA:  Empati yang Bergerak: NasDem Kepri Peduli Antar Langsung Bantuan ke Daerah Bencana di Aceh dan Sumbar

Abdul Muhari menjelaskan bahwa angka ini dapat berubah seiring pendataan lanjutan. “Data terus kami mutakhirkan berdasarkan laporan kabupaten/kota,” katanya.

Selain penambahan korban meninggal, BNPB juga melaporkan penurunan signifikan pada data korban hilang. Sebelumnya 293 jiwa kini pada 8 Desember 2025 menjadi sebanyak 264 jiwa

Penurunan ini didapat setelah proses verifikasi dan pencocokan data di posko pencarian tiga provinsi. Data pengungsi yang sebelumnya tercatat mencapai 1.057.482 jiwa, kini direvisi menjadi 894.101 jiwa. Penurunan besar terjadi di Kabupaten Aceh Utara.

BACA JUGA:  Gak Masuk Akal! Gubernur Lampung Tak Tahu Nama Daerah yang Dikunjungi, Tinggalkan Jokowi dan Tanya ke Warga

Pemutakhiran Data

Sementara itu, BNPB telah menurunkan enumerator yang bekerja bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) untuk memperbaiki data terpilah di sembilan kabupaten/kota dengan jumlah pengungsi terbesar. Data terperinci ini akan mengelompokkan pengungsi berdasarkan jenis kelamin, usia, serta kelompok rentan untuk memetakan kebutuhan logistik lebih tepat sasaran. “Kami harapkan dalam tiga hari, data terpilah sudah bisa digunakan sebagai dasar distribusi logistik, baik makanan maupun nonmakanan,” kata Abdul Muhari.

BACA JUGA:  MTsN Tanjungpinang Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

BNPB juga mengoreksi beberapa laporan korban meninggal di dua kabupaten. Setelah penelusuran, ditemukan bahwa beberapa jenazah yang tercatat sebagai korban bencana ternyata merupakan jasad dari pemakaman yang turut tergerus banjir. “Ada jasad yang berasal dari pemakaman lama dan sudah meninggal sebelum bencana. Data seperti ini harus kami keluarkan agar situasinya benar-benar terwakili,” jelasnya.

Satu hal, seiring dengan verifikasi data korban, Abdul Muhari menegaskan bahwa distribusi logistik terus dilakukan bersama pemerintah daerah, Satgas Daerah, BPBD, dan tim nasional, terutama ke kawasan paling terdampak dan sulit dijangkau.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cen Sui Lan Kawal Hilirisasi Kelapa Natuna, 497 Petani Dapat Dukungan 350 Hektare
Amsakar Dorong Mahasiswa Baru UIB Kenali Potensi Diri dan Siap Hadapi Perubahan Zaman
Turnamen Voli Gubernur-Wagub Kepri Ditutup, Cen Sui Lan Minta Dukungan Olahraga untuk Natuna Diperkuat
BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas
BP Batam Tuntaskan 12 Pekerjaan Perbaikan Jalan, Ruas Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota Berlanjut
Foto Amsakar Bersama Yuwanky Beredar, Pemko Batam Tegaskan Konteksnya Kerja Sama Pasar Induk Jodoh
Pulau Laut, Serasan dan Midai Bakal Punya Gedung Bulog, Pemkab Natuna Pastikan Persiapan Rampung
Pemko Batam Gandeng 15 Perusahaan, Bidik 20 Persen Tenaga Kerja dari Putra-Putri Tempatan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Cen Sui Lan Kawal Hilirisasi Kelapa Natuna, 497 Petani Dapat Dukungan 350 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Amsakar Dorong Mahasiswa Baru UIB Kenali Potensi Diri dan Siap Hadapi Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Turnamen Voli Gubernur-Wagub Kepri Ditutup, Cen Sui Lan Minta Dukungan Olahraga untuk Natuna Diperkuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:58 WIB

BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Foto Amsakar Bersama Yuwanky Beredar, Pemko Batam Tegaskan Konteksnya Kerja Sama Pasar Induk Jodoh

Berita Terbaru