INIKEPRI.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan dalam mendukung agenda pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui visi besar Asta Cita.
Ketua DPD KNPI Kepri, Andhi Kusuma, Selasa (14/4/2026) menyatakan bahwa arah pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah pusat membutuhkan stabilitas politik, dukungan kolektif masyarakat, serta sinergi seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda.
Menurut Andhi, berbagai program strategis yang tengah digulirkan pemerintah harus diberikan ruang untuk berjalan optimal tanpa terus-menerus diganggu oleh manuver politik yang bersifat destruktif dan kontra-produktif.
“Pemerintahan Prabowo-Gibran baru berjalan dan sedang membangun fondasi besar menuju Indonesia Emas 2045. Jangan setiap kebijakan langsung dipolitisasi hanya karena perbedaan pilihan politik. Bangsa ini butuh energi untuk membangun, bukan untuk terus bertikai,” tegas Andhi.
Ia menilai, semangat Asta Cita yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki relevansi kuat bagi daerah kepulauan seperti Kepulauan Riau, khususnya dalam konteks pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi maritim, serta peningkatan konektivitas wilayah perbatasan.
Sebagai provinsi strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kata Andhi, Kepri membutuhkan keberpihakan nyata pemerintah pusat dalam bentuk kebijakan afirmatif, pembangunan infrastruktur maritim, serta penguatan kawasan ekonomi perbatasan.
“Kepri bukan sekadar wilayah administratif, tetapi beranda terdepan Indonesia. Karena itu kami berharap visi Asta Cita benar-benar diwujudkan melalui kebijakan konkret yang memperkuat posisi Kepri sebagai kawasan strategis nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andhi menegaskan bahwa DPD KNPI Kepri berada satu komando dengan Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama dalam mendukung penuh langkah-langkah pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Ia juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak terjebak dalam narasi adu domba yang berpotensi memecah konsolidasi nasional, termasuk upaya-upaya membenturkan Presiden dan Wakil Presiden demi kepentingan politik sesaat.
“Sudah saatnya bangsa ini dewasa dalam berdemokrasi. Kritik boleh, evaluasi perlu, tetapi jangan sampai berubah menjadi propaganda yang merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang sedang bekerja,” katanya.
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Kepri, lanjut Andhi, akan terus mengambil peran aktif dalam mengawal pembangunan serta menjadi mitra kritis-konstruktif pemerintah demi memastikan seluruh agenda strategis nasional dapat berjalan tepat sasaran.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari kegaduhan. KNPI Kepri siap mengawal dan mendukung agenda besar pembangunan nasional demi masa depan Indonesia yang lebih kuat, berdaulat, dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : IZ

















