Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

- Publisher

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Foto: INIKEPRI.COM

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Transformasi layanan kepelabuhanan terus dipercepat. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), kini resmi menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk pembelian pass pelabuhan di Terminal Penumpang Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Kebijakan ini mulai berlaku pada awal Mei 2026 dan mencakup layanan penumpang domestik maupun internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong digitalisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

BACA JUGA:  Pertambangan Rakyat di Karimun Ditutup, Kepala Dinas ESDM Kepri Dinilai 'Abuse of Power'

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menegaskan bahwa penerapan sistem ini bukan sekadar perubahan teknis, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh di sektor kepelabuhanan.

“Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pelindo menggandeng sejumlah perbankan nasional untuk menghadirkan beragam metode pembayaran. Mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit dapat digunakan oleh penumpang. Selain itu, perangkat Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket untuk memastikan proses transaksi berjalan lancar.

BACA JUGA:  KPU Karimun: Belum Ada Aturan Mewajibkan Paslon Harus Swab atau Rapid Test

Digitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan aman, sekaligus mengurangi potensi antrean panjang di loket pembelian pass.

Meski demikian, Pelindo tetap mempertimbangkan aspek inklusivitas. Penumpang lanjut usia atau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital masih diberikan opsi pembayaran tunai sebagai bentuk masa transisi.

BACA JUGA:  Untuk Tingkatkan Fasilitas Belajar, Gubernur Ansar Resmikan Laboratorium Kimia SMA Negeri 4 Karimun

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Pelindo dalam membangun ekosistem layanan pelabuhan yang modern dan terintegrasi. Dengan penerapan sistem non tunai, diharapkan pengalaman pengguna jasa semakin efisien sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ke depan, digitalisasi layanan seperti ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam operasional pelabuhan di Indonesia, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan yang cepat, praktis, dan berbasis teknologi.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas
Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Mobil Toyota Baru Siap Antar Bupati, Wabup hingga Sekda Karimun, Katanya untuk Dukung Kinerja
Pemerintah Bangun Tangki Minyak di Karimun Mulai Mei 2026, Dongkrak Cadangan Nasional Jadi 30 Hari
14 Murid MAN Karimun Ikuti Rangkaian Tes Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Karimun Tahun 2026
Ayo Ikut! Lomba Lampu dan Kereta Hias Siap Ramaikan Lebaran di Karimun

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00 WIB

Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”

Sabtu, 25 April 2026 - 06:38 WIB

Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun

Jumat, 24 April 2026 - 07:30 WIB

Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terbaru