Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi

- Publisher

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menanam Mangrove bersama mahasiswa UNRIKA. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menanam Mangrove bersama mahasiswa UNRIKA. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke pesisir Tanjung Bemban, Nongsa, Sabtu (9/5/2026), untuk mengikuti aksi penanaman mangrove bersama mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA).

Kegiatan bertajuk “Save Mangrove, Save The World” itu menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, kalangan akademisi, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Kota Batam.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan keseimbangan alam. Menurutnya, menjaga hutan mangrove berarti menjaga masa depan dan warisan bagi generasi berikutnya.

BACA JUGA:  KPK Sita Tiga Bidang Tanah di Batam dan 14 Ruko di Tanjungpinang Milik Tersangka Andhi Pramono

“Melindungi mangrove sama dengan menjaga dunia. Batam terus berkembang sebagai kota industri, tetapi lingkungan harus tetap kita rawat sebagai titipan untuk anak cucu kita,” ujar Amsakar.

Amsakar yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNRIKA mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada teori di ruang kuliah, tetapi mengambil peran nyata dalam menyebarkan kesadaran lingkungan.

“Jangan hanya bersemangat saat kegiatan seremonial. Jadilah agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem,” katanya.

BACA JUGA:  Amsakar Serahkan 4.000 Karung Beras, Bantuan dari Pengusaha untuk Tokoh Agama

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 2.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di kawasan pesisir Tanjung Bemban. Penanaman dilakukan dengan teknik jarak tanam 1 x 4 meter untuk mendukung pertumbuhan optimal.

Ketua panitia, Yasri Efendi, mengatakan aksi tersebut merupakan respons atas terus menyusutnya kawasan mangrove di Batam.

Menurutnya, dari luasan awal sekitar 11.760 hektare, kini kawasan mangrove yang tersisa diperkirakan hanya sekitar 1.700 hektare.

“Kondisi ini menjadi alarm bagi kita semua. Karena itu, kami berupaya menggerakkan generasi muda untuk ikut menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Amsakar yang dinilai memberikan energi baru bagi mahasiswa untuk semakin peduli terhadap isu lingkungan.

BACA JUGA:  Pemko dan BP Batam Gandeng BPS RI untuk Perkuat Data Pembangunan

Kegiatan konservasi ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Yayasan Kusuma di bawah pembinaan Ismeth Abdullah.

Selain berfungsi menahan abrasi, hutan mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dalam jumlah besar dan menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Melalui aksi ini, Pemerintah Kota Batam berharap kesadaran menjaga lingkungan terus tumbuh, sehingga pembangunan kota dapat berjalan seiring dengan pelestarian alam secara berkelanjutan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman
Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak
PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut
Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus
PLN Batam Benahi Sistem Perizinan, Gandeng BKPM Lewat Workshop OSS dan LKPM

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:36 WIB

Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:41 WIB

Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:33 WIB

Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:40 WIB

PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut

Berita Terbaru