Dinkes Tegaskan Warga Ber-KTP Batam Dijamin Biaya Kesehatan

- Publisher

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kota Batam. Foto: Istimewa

Dinas Kesehatan Kota Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menegaskan bahwa seluruh warga yang memiliki KTP Batam dijamin pembiayaan kesehatannya oleh Pemerintah Kota Batam.

Jaminan tersebut diberikan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan maupun skema Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda), termasuk untuk layanan yang tidak ditanggung BPJS.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa status kepesertaan BPJS Kesehatan tidak boleh menjadi alasan penolakan layanan kesehatan bagi warga Batam.

“Selama memiliki KTP Batam, sebenarnya tidak ada masalah. Pemerintah Kota Batam menjamin pembiayaan kesehatannya, baik melalui BPJS Kesehatan maupun Bankesda, termasuk layanan yang tidak dicover BPJS,” ujar Didi saat dihubungi di Batam, Selasa.

BACA JUGA:  Wali Kota Amsakar Sigap Tinjau Lokasi Banjir di Kavling Sungai Lekop, Warga Akhirnya Melihat Harapan

Ia menjelaskan, warga Batam yang BPJS Kesehatannya dalam kondisi tidak aktif tetap berhak mendapatkan pelayanan. Dalam kondisi tersebut, Pemko Batam akan melakukan aktivasi ulang kepesertaan atau menanggung pembiayaan melalui Bankesda setelah dilaporkan ke Dinkes.

Penegasan ini, lanjut Didi, disampaikan secara langsung kepada jajaran rumah sakit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Batam. Langkah tersebut diambil setelah ditemukan masih adanya fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya memahami kebijakan berobat cukup dengan KTP Batam.

“Kami sudah melakukan sosialisasi, namun ternyata masih ada yang belum sampai secara internal. Karena itu kami pertegas kembali dalam RDP bersama rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Kalau ada KTP Batam, jaminan kesehatannya jangan lagi dipertanyakan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemko Batam dan BPN Gelar Rakor GTRA

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Batam mengalokasikan anggaran Bankesda sebesar Rp44,38 miliar dengan sasaran sekitar 90 ribu peserta. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran iuran BPJS, pelayanan kesehatan, hingga pembiayaan rujukan ke luar daerah.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, menjelaskan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan akan otomatis nonaktif apabila iuran tidak dibayarkan setelah jatuh tempo.

BACA JUGA:  19 PNS Pemko Batam Terima SK Pensiun, Amsakar: Terima Kasih atas Bakti dan Pengabdian

“Jika terlambat satu bulan, statusnya nonaktif. Namun begitu iuran dibayarkan, kepesertaan langsung aktif di hari yang sama. Sementara bagi warga yang belum pernah terdaftar, berlaku masa tunggu selama 14 hari,” jelas Harry.

Ia juga menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan menyediakan program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) bagi peserta yang menunggak iuran, dengan skema cicilan maksimal hingga 12 bulan.

Melalui penegasan ini, Dinkes Batam berharap seluruh fasilitas kesehatan, khususnya layanan gawat darurat (IGD) sebagai garda terdepan, benar-benar memahami kebijakan tersebut agar tidak lagi terjadi penolakan pelayanan terhadap warga Batam yang membutuhkan layanan kesehatan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Delegasi Pemerintah Jerman Kunjungi BP Batam, Jajaki Peluang Investasi Sektor Maritim
Perdana di Kepri Tahun 2026, RSBP Batam Laksanakan Tindakan Penyakit Jantung Bawaan Anak dan Dewasa Tanpa Bedah Terbuka
Amsakar Buka MTQH XXXIV Sekupang, Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan
RSBP Batam Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan
Tiga Kampung Nelayan di Batam Siap Beroperasi, Dilengkapi Cold Storage hingga Pabrik Es
Pipa Gas WNTS–Pulau Pemping Masuk Tahap Konstruksi, Harga Gas Pemerintah untuk PLN Batam Didorong
Gema Batam ASRI 2026, Amsakar-Li Claudia Pimpin Aksi Gotong Royong Massal dan Diikuti 5.600 Orang
Dekat Masjid Cheng Ho, Promosi Paket Handjob Candy Thai Massage Picu Keresahan Warga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:09 WIB

Delegasi Pemerintah Jerman Kunjungi BP Batam, Jajaki Peluang Investasi Sektor Maritim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:49 WIB

Perdana di Kepri Tahun 2026, RSBP Batam Laksanakan Tindakan Penyakit Jantung Bawaan Anak dan Dewasa Tanpa Bedah Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:00 WIB

Amsakar Buka MTQH XXXIV Sekupang, Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:20 WIB

RSBP Batam Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:57 WIB

Tiga Kampung Nelayan di Batam Siap Beroperasi, Dilengkapi Cold Storage hingga Pabrik Es

Berita Terbaru