Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bupati Natuna. Foto: INIKEPRI.COM

Kantor Bupati Natuna. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna mulai melakukan penyesuaian terhadap kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Setelah hampir tiga bulan diterapkan, pelaksanaan kerja dari rumah kini disesuaikan dengan kebutuhan dan beban kerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, mengatakan kebijakan WFH mulai diberlakukan pada pekan kedua Mei 2026 dan dijadwalkan setiap hari Jumat.

Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah OPD memilih tidak menerapkan WFH pada waktu-waktu tertentu karena tingginya aktivitas pekerjaan.

BACA JUGA:  Natuna Buka 500 Hektare Kebun Kelapa, Petani Dapat Bantuan Rp2 Juta per Hektare

“Beberapa perangkat daerah, seperti Bapperida dan BPKP, pada beberapa Jumat tidak melaksanakan WFH karena menyesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang sedang berjalan,” ujar Alim Sanjaya, Rabu.

Menurutnya, setiap kepala OPD diberikan kewenangan untuk menentukan apakah WFH tetap diterapkan atau tidak, dengan mempertimbangkan kondisi organisasi serta beban kerja yang dihadapi.

“Kami memberikan ruang kepada masing-masing OPD untuk melakukan penyesuaian. Jika ada pekerjaan yang membutuhkan kehadiran pegawai di kantor, maka WFH bisa tidak diterapkan agar tugas pemerintahan tetap berjalan optimal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Distribusi BBM Jadi Sorotan, Bupati Natuna Bahas Kuota hingga Kendala Pulau Terluar Bersama BPH Migas

Alim menambahkan, hingga kini dampak kebijakan WFH terhadap efisiensi biaya operasional kantor belum terlihat secara signifikan. Salah satu penyebabnya adalah masih adanya pegawai yang tetap datang ke kantor meskipun pada hari yang dijadwalkan untuk bekerja dari rumah.

“Kalau dibandingkan dari bulan ke bulan memang ada sedikit penurunan biaya operasional, tetapi belum bisa dijadikan indikator keberhasilan. Evaluasi akan terus kami lakukan,” katanya.

Sebagai bagian dari evaluasi tersebut, Pemkab Natuna secara rutin menyampaikan laporan pelaksanaan WFH kepada Kementerian Dalam Negeri, termasuk memberikan berbagai masukan agar kebijakan tersebut lebih sesuai diterapkan di daerah perbatasan.

BACA JUGA:  Formasi 2024, Pemkab Natuna Segera Lantik Ratusan PPPK dan CPNS

Salah satu usulan yang disampaikan adalah penerapan WFH secara lebih selektif, terutama bagi ASN yang pekerjaannya memang dapat dilakukan secara daring, seperti tenaga programmer maupun profesi lain yang tidak membutuhkan kehadiran fisik di kantor setiap saat.

Menurut Alim, pendekatan tersebut dinilai lebih efektif karena mampu menjaga produktivitas ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara
Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin
PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026
PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal
DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis
Bupati Cen Sui Lan Lantik Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Natuna

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:58 WIB

BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:35 WIB

Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:26 WIB

PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:13 WIB

Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun

Berita Terbaru