Pernah Lihat Hewan Kurban Nangis, Begini Faktanya

- Publisher

Jumat, 31 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Setiap Idul Adha, umat Islam menunaikan kurban berupa kambing atau sapi. Setelah disembelih, daging hewan kurban akan dibagikan pada mereka yang membutuhkan. Proses penyembelihan hewan kurban bisa disaksikan oleh umum. Nah, pada momen ini seringkali hewan kurban nangis dengan mengeluarkan air mata.

Hewan Kurban Punya Kelenjar Air Mata

Ada alasan ilmiah di balik keluarnya air mata hewan kurban saat akan disembelih. Hewan kurban nangis karena memiliki kelenjar air mata atau lakrimal. Sebenarnya, enggak hanya hewan kurban seperti sapi, kambing dan unta saja yang punya kelenjar lakrimal.

BACA JUGA:  Deklarasi Istiqlal 2024: Upaya Bersama Menag dan Luhut untuk Keberlangsungan Alam

Nah, saat hewan mengeluarkan air mata itu disebut proses lakrimasi, menurut Livestock Research International. Sama kayak manusia, air mata pada hewan untuk menjaga bola mata agar tidak iritasi.

Kebetulan sapi punya kelenjar lakrimal yang cukup aktif. Air mata sapi bisa keluar kapan saja tanpa mengenal waktu. Biasanya sapi akan ‘nangis’ kalau mengalami iritasi atau infeksi mata. Bersamaan dengan keluarnya air mata, partikel seperti tanah, kotoran, debu akan dibersihkan.

Air mata hewan kurban tidak berhubungan dengan emosi si hewan. Itu merupakan proses alamiah untuk membersihkan mata dari kotoran.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Masyarakat Batam Boleh Gelar Salat Idul Adha

Hewan Kurban Tak Rasakan Sakit

Kamu pernah bertanya-tanya enggak, apakah hewan kurban merasakan sakit saat disembelih?

Nah, menjawab rasa penasaran itu, dua orang peneliti dari Hannover University punya jawabannya. Peneliti dari Universitas terkemuka di Jerman, Prof. Wilhelm Schulze dan rekannya Dr Hazim membandingkan metode penyembelihan syariat Islam dengan metode pemingsanan.

Dikutip dari bubblews.com, para peneliti memasang mikrochip yang disebut Electro Encephalograph (EEG) pada bagian otak sapi-sapi percobaan. Gunanya untuk merekam dan mencatat tingkat rasa sakit hewan saat disembelih.

BACA JUGA:  Mbah Kamtin Usia 100 Tahun Sembuh dari Covid-19, Vaksinnya Sederhana!

Jantung para sapi juga dipasnagi Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih.

Sesuai syariat Islam, penyembelihan memakai pisau tajam dengan memotong tiga saluran pada leher, yaitu: saluran makan, saluran napas serta dua saluran pembuluh darah.

Ketika disembelih, aktivitas otak sapi menunjukkan grafik serupa tidur nyenyak (deep sleep) hingga sapi benar-benar kehilangan kesadaran. Rekam jantung juga menunjukkan sapi tidak merasakan sakit sama sekali. Jadi bisa disimpulkan, ketika disembelih, para hewan kurban tidak merasa siksaan atau rasa sakit.

Hops.id

Berita Terkait

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Berita Terbaru

Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga Portugal VS Spanyol. Foto: Istimewa

Olahraga

Ronaldo Umumkan Pensiun dari Piala Dunia Usai Edisi 2026

Senin, 6 Jul 2026 - 06:33 WIB