Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

- Publisher

Kamis, 20 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar laman sensus penduduk online 2020

Tangkapan layar laman sensus penduduk online 2020

Tangkapan layar laman sensus penduduk online 2020

Sensus penduduk telah resmi dimulai Sabtu (15/2/2020) lalu. Adapun metode yang telah dimulai adalah sensus online. Sementara, untuk sensus offline akan dilaksanakan pada Juli 2020 mendatang.

Keduanya diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri.

Pengisian dari sensus online dapat dilakukan melalui laman https://sensus.bps.go.id/

Sensus ini diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun di Indonesia.

METODE PENGUMPULAN DATA

Menurut laman BPS, kedua metode pengumpulan data (online dan offline) terbagi kembali menjadi tiga cara sebagai sebagai berikut:

  • CAWI (Computer Assisted Web Interviewing)
  • CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing)
  • PAPI (Pencil and Paper Interviewing)

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/2/2020) siang, Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS, Nurma Widayanti, membenarkan informasi tersebut.

BACA JUGA:  TP-PKK, BPS dan BKKBN Kepri Canangkan Program Keluarga Cinta Statistik (KCS)

“Online lewat web itu CAWI. Offline itu dengan PAPI menggunakan kuesioner kertas dan CAPI menggunakan HP,” jelas Nurma.

Menurut Nurma, pengisian sensus online yang tengah dilakukan saat ini adalah metode CAWI. Sedangkan untuk sensus offline yang akan diadakan Juli mendatang menggunakan CAPI dan PAPI.

Pada metode CAPI, yang tergolong sensus offline, tetap dilakukan dengan bantuan petugas meskipun menggunakan perangkat ponsel.

“PAPI dan CAPI itu dengan wawancara oleh petugas. Untuk CAPI, kami menggunakan HP petugas,” tutur Nurma.

Menurut Nurma, pengisian sensus online yang tengah dilakukan saat ini adalah metode CAWI. Sedangkan untuk sensus offline yang akan diadakan Juli mendatang menggunakan CAPI dan PAPI.

Pada metode CAPI, yang tergolong sensus offline, tetap dilakukan dengan bantuan petugas meskipun menggunakan perangkat ponsel.

BACA JUGA:  Ekonomi Kepri Triwulan I Tahun 2023 Tumbuh 6,51 Persen

“PAPI dan CAPI itu dengan wawancara oleh petugas. Untuk CAPI, kami menggunakan HP petugas,” tutur Nurma.

DAFTAR PERTANYAAN
Mengutip laman BPS, pencacahan lengkap dilakukan dengan memberikan 21 pertanyaan yang terbagi dalam empat kategori.

Berikut adalah data-data yang dikumpulkan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut:

Variabel Individu
1. Nama lengkap
2. NIK
3. Alamat
4. Lama tinggal pada alamat saat ini
5. Jenis kelamin
6. Tempat dan tanggal lahir
7. Kewarganegaraan
8. Suku bangsa
9. Agama
10. Bahasa yang digunakan
11. Status hubungan dengan Kepala Keluarga
12. Status perkawinan
Pekerjaan
13. Aktivitas yang biasa dilakukan
14. Pekerjaan
15. Status pekerjaan
Pendidikan
16. Ijazah/pendidikan tertinggi
Perumahan
17. Status kepemilikan rumah yang ditempati saat ini
18. Listrik
19. Sumber air minum
20. Kepemilikan jamban
21. Jenis lantai terluas

BACA JUGA:  Penampakan Terakhir Ki Manteb yang Meninggal Usai Dinyatakan Positif COVID-19

Nurma membenarkan bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan data yang akan dikumpulkan pada tahapan pencacahan lengkap sensus penduduk tahun 2020 ini.

Tahapan pelaksanaan sensus penduduk 2020

Untuk pelaksanaan dari sensus penduduk sendiri terdiri atas tahapan-tahapan berikut:

Sensus Penduduk Online
Penduduk melaksanakan sensus secara mandiri melalui https://sensus.bps.go.id/ dan juga dilakukan evaluasi berkala dari sensus penduduk online tersebut.Periode pelaksanaan tahap ini adalah pada Februari hingga Maret 2020.

Sensus Penduduk Wawancara (offline)
Tahapan ini dilakukan pada bulan Juli 2020. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pemeriksaan daftar penduduk, verifikasi lapangan (ground check), dan pencacahan lengkap (CAPI dan PAPI).

Pencacahan sampel
Pada bulan Juli 2021 mendatang, direncanakan pencacahan sampel, yaitu pengumpulan data dan informasi kependudukan dan perumahan untuk menghasilkan berbagai parameter demografi dan indikator sosial lainnya.

Sumber: kompas.com

Berita Terkait

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terbaru