Juru Bicara Pemerintah: Satu-satunya Jalan Hadapi Virus Corona Yakni Ubah Cara Hidup

- Publisher

Kamis, 14 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com –Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memastikan saat ini belum ada vaksin atau pun obat untuk virus corona.

Yurianto melanjutkan, masyarakat saat ini harus dapat beradaptasi dengan kondisi normal yang baru, yakni menjalani gaya hidup baru dalam situasi pandemi virus corona Covid-19.

“Karena pandemi ini bukan hanya masalah negara, tapi dunia, kalau kita tidak adaptasi dengan cara hidup baru, kita tidak akan bertahan hadapi Covid,” tegas Yurianto kepada wartawan di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (13/5).

BACA JUGA:  Membongkar Sebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Yurianto menjelaskan, gaya hidup baru yang dimaksud adalah dengan mendisiplinkan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, mengenakan masker, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan.

“Mengendalikan penyakit ini kita harus ubah cara hidup. Ini yang kita maksud dengan gaya hidup baru, normal yang baru,” terang dia.

Ia mengingatkan, bahwa faktor utama penularan Corona di masyarakat adalah orang tanpa gejala atau OTG.

“Karena kita semua menyadari bahwa faktor pembawa penyakit (corona) yang menjadi faktor penular itu adalah manusia, itu adalah orang di dalam tubuhnya terdapat virus sementara orang itu tidak memiliki gejala yang signifikan atau pun bahkan sama sekali tak bergejala,” kata Yulianto.

BACA JUGA:  Dua Pasien COVID-19 Konfirmasi Omicron Meninggal Dunia

Menurut dia jika orang ini memiliki mobilitas yang tinggi. Dan sering bertemu seseorang.

“Dan memiliki peluang untuk bertemu, kontak erat dengan siapa pun sesuai dengan aktivitasnya,” kata Yurianto.

Yurianto mengatakan, pihaknya menekankan untuk mengajak semua pihak melakukan pembatasan sosial. Pasalnya kita tidak tahu siapa yang membawa virus corona ini, terlebih lagi pada mereka yang OTG.

BACA JUGA:  Sebut Jumlah Korupsi Mensos Juliari Hingga Rp 3,59 Triliun, FITRA: Ini Gila!

“Maka di dalam komitmen bersama yang dilakukan adalah mari masing-masing melindungi dirinya untuk kemungkinan tertular,” ucap dia.

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan masker setiap berada di luar rumah, kemudian juga rajin mencuci tangan.

“Karena kita tidak tahu apakah kita sudah menyentuh benda atau sesuatu yang sudah tercemar oleh orang lain,” kata Yurianto.

Kemudian, lanjutnya membatasi untuk keluar rumah dan membatasi untuk berkerumun.

“Ini menjadi penting bagi kita semua untuk melindungi diri kita masing-masing,” ucapnya.

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Berita Terbaru