Ustaz Ngaku Mualaf dan Anak Kandung Kardinal. Eh Rupanya Tipu-Tipu!

- Publisher

Minggu, 5 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Media sosial tengah dihebohkan dengan viralnya video seorang oknum ustaz yang mengisahkan perjalanan hidupnya. Pria tersebut mengaku mualaf dan seorang Sarjana Teologi bernama Yohanes Ignatius.

“Alhamdulillah saya memiliki nama asli agak unik. Uniknya saya memang terlahir bukan dari keluarga besar islam. Saya terlahir dari keluarga besar kristen. Nama asli saya adalah Ir. Yohanes Ignitus S.Th.

“Saya berangkat dari ketua misionaris kristen Indonesia tahun 2004 selepas dari pendidikan saya di IVS (Injil Vatikan School), Roma, Italia. Saya empat tahun mempelajari ilmu tafsir Injil dan ilmu teologi atau perbandingan agama,” kata pria tersebut, dikutip Sabtu, 4 Juli 2020.

Pria tersebut juga mengaku bahwa dirinya anak seorang kardinal yang bernama Prof Dr Ignatius Sastrawardaya Master Teologi. Sementara ibunya adalah seorang penginjil di gereja.

BACA JUGA:  Pria Ini Bilang Merokok dan Berhubungan Badan Tidak Batalkan Puasa, Ini Alasannya!

“Saya terlahir sebagai anak tunggal, anak semata wayang dari pasangan rumah tangga bahagia dan sempurna yaitu ayah kandung tercinta adalah Prof. Dr. Ignatius Sastrawardaya, M.Th.

Bapak saya untuk tahun ini menjabat sebagai seorang kardinal dan sekaligus guru besar ilmu teologi di Indonesia. Ibu kandung saya seorang penginjil atau evangelis di gereja yaitu Ir. Maria Laura, M.Th,” katanya.

Video pengakuan Yohanes ini diunggah ulang oleh akun Twitter @KatolikG hingga akhirnya mencuri perhatian netizen. Para netizen melihat sejumlah kejanggalan dari video tersebut.

Salah satunya, pengakuan Yohanes yang mengatakan dirinya anak kardinal. Padahal seperti diketahui di Indonesia hanya ada tiga Kardinal dan semuanya tidak memiliki anak.

Para netizen pun menuding jika oknum ustaz tersebut melakukan modus tipu-tipu dalam ceramahnya. Belakangan, diketahui identitas asli dari Ustaz yang mengaku bernama Fauzan Al Azmi itu.

BACA JUGA:  Viral! Beli Rumah Dapat Janda 2 Anak, Novi Dapat Tawaran dari Singapura bahkan Belanda

Identitas asli Fauzan Al Azmi dibongkar oleh Sansulung John Sum. Ia menyebut Fauzan Al Azmi adalah pria kelahiran Kudus, 4 Juli 1977. Ia bernama asli Joko Subandi.

“Setelah saya telusuri, ternyata ibu dari mualaf palsu ini bernama Surahma, bukan Maria Laura sebagaimana pengakuannya,” tulis Sansulung di akun Facebooknya.

BACA JUGA:  Ternyata ke Sini Larinya Uang Donasi dari Kembalian Belanja Indomaret

Menurut Sansulung, Fauzan Al Azmi mengaku kuliah di Undip dengan gelar insinyur. Padahal tidak lulus SMA.

“Eh dia juga pernah mengaku masuk Akabri. Kemudian meralat Sarjana Theologianya diperoleh dari sebuah STT di Jakarta Barat dan menjadi Ketua Misonaris Indonesia oleh Wali Gereja. Lah, misonaris katolik koq kuliahnya di STT?,” ujarnya.

Yang mengejutkan lagi, kata Sansulung, belasan perempuan dari Ciamis, Batam, Riau, Jambi termakan oleh modus tipu-tipu itu hingga mau dinikahi secara siri.

“Sempat menjadi buron karena banyak korban yang tertipu sampai ratusan juta rupiah. Dan ternyata sejak masih sekolah sudah pernah melakukan tindak kriminal dan pencabulan,” katanya.

Minews

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru