Jokowi : Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

- Publisher

Jumat, 14 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Presiden Joko Widodo mengingatkan agar jangan ada yang merasa paling agamis maupun Pancasilais. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pidato pada Sidang Tahunan MPR/DPR diakses dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (14/8).

“Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri,” ujar dia.

Jokowi mengatakan bahwa demokrasi memang menjamin kebebasan. Namun, ia menegaskan bahwa kebebasan itu harus tetap menghargai hak orang lain.

“Jangan ada yang merasa paling benar sendiri dan yang lain dipersalahkan,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak itu biasanya merupakan tindakan yang tidak benar. Ia meyakini bahwa rakyat Indonesia yang beragam tak akan melakukan hal itu.

BACA JUGA:  Pendidikan Gratis, Kemensos Matangkan Sekolah Rakyat

“Kita beruntung bahwa mayoritas rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan, penuh toleransi dan saling peduli, sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita, tangani secara baik,” ucap Jokowi.

“Sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita tangani secara baik,” imbuhnya.

Peranan Pers

Presiden Joko Widodo juga mengkritik penggunaan digital media dalam menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen.

Jokowi ingin semua platform teknologi harus mendukung transformasi kemajuan bangsa. Menurutnya, peran media digital yang besar harus diarahkan untuk membangun nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi : Bubarkan 18 Lembaga Negara

“Semestinya perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click dan menumpuk jumlah like,” kata Jokowi.

Jokowi meminta agar media berperan aktif untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa.

Baca Juga : Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Percepat Serapan Anggaran

“Seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyebut penegakan nilai-nilai demokrasi juga tak bisa ditawar. Demokrasi harus tetap berjalan dengan baik, tanpa mengganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya adiluhung bangsa Indonesia.

BACA JUGA:  Jokowi Bersyukur NU Masih Jadi Garda Terdepan dalam Membela Kepentingan Bangsa

Selain itu, kata Jokowi, nilai-nilai luhur Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta persatuan dan kesatuan nasional tidak bisa dipertukarkan dengan apapun juga.

“Sistem pendidikan nasional harus mengedepankan nilai-nilai Ketuhanan, yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia, serta unggul dalam inovasi dan teknologi,” katanya.

Penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR dimajukan menjadi tanggal 14 Agustus 2020. Biasanya, sidang tahunan digelar sehari sebelum peringatan kemerdekaan 17 Agustus, yakni 16 Agustus.

Dalam sidang kali ini tamu undangan dan anggota MRP yang hadir secara fisik dibatasi lantaran pandemi Covid-19. Beberapa tamu undangan hadir secara virtual melalui platform yang telah disediakan.

Berita Terkait

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Berita Terbaru