Seperti ini Cara Mengecek Nama Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Sebesar Rp 600 Ribu per Bulan

- Admin

Sabtu, 15 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Program bantuan demi bantuan kini diluncurkan pemerintah selama pandemi Covid-19.

Terbaru, program bantuan khusus karyawan swasta bergaji di bawah Rp 5 juta. Para karyawan ini akan diberikan bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu, yang sebelumnya hanya menyasar pada orang-orang tak mampu.

Baca Juga : Cara Menghitung Kecocokan Dengan Pasangan Berdasarkan Weton

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi, hanya karyawan yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan saja yang mendapat bantuan ini. Dan rencananya, bantuan ini akan sampai ke tangan penerima dua minggu lagi.

Baca Juga :  Gawat! Sri Mulyani Ungkap Kemungkinan Besar Indonesia Masuk Jurang Resesi

Nah untuk mengetahui apakah nama kamu terdaftar sebagai penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan, setidaknya ada dua langkah yang bisa kamu lakukan.

Pertama, lewat aplikasi BPJSTKU.

Aplikasi ini harus didownload terlebih dahulu bagi penerima yang belum mendaftar. Sedangkan yang sudah terdaftar sebelumnya, maka langsung saja melihat keanggotaan aktif di aplikasi tersebut.

Jika sudah dipastikan bahwa kamu benar terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan, itu artinya kamu berhak menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Bantuan Kuota Internet Dikirim Langsung ke Nomor Pelajar

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan, ialah melalui situs web dengan mengakses link https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

Mengenai BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat menerima BLT ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, “Kalau kita tidak punya nama dan alamat atau bahkan nomor accountnya akan sulit bagi pemerintah untuk membantu.” Demikian mengutip finance.detik.com, Jumat (14/8).

Berita Terkait

1 Juni 2024, Pertamina Wajibkan Pembelian LPG 3 Kg dengan KTP
Kenaikan UKT Dibatalkan, Mendikbudristek Minta PTN Rangkul Calon Mahasiswa Baru yang Terdampak
Penentuan UKT, Kampus Harus Kedepankan Asas Berkeadilan dan Inklusivitas
Kendalikan Inflasi, Kemendagri Minta Kepala Daerah Koreksi Kebijakan
World Water Forum ke-10 Tuntun Kolaborasi Dunia Atasi Permasalahan Air
Satu Dekade Masifnya Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia
BNPT: Pemerintahan Baru Hadapi Tantangan Keterlibatan WNI dalam Terorisme di Negara Lain
Optimalkan Tata Kelola Lobster, Menteri KP Bentuk PMO 724

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:17 WIB

1 Juni 2024, Pertamina Wajibkan Pembelian LPG 3 Kg dengan KTP

Rabu, 29 Mei 2024 - 07:29 WIB

Kenaikan UKT Dibatalkan, Mendikbudristek Minta PTN Rangkul Calon Mahasiswa Baru yang Terdampak

Rabu, 22 Mei 2024 - 07:47 WIB

Penentuan UKT, Kampus Harus Kedepankan Asas Berkeadilan dan Inklusivitas

Selasa, 21 Mei 2024 - 08:28 WIB

Kendalikan Inflasi, Kemendagri Minta Kepala Daerah Koreksi Kebijakan

Senin, 20 Mei 2024 - 06:15 WIB

World Water Forum ke-10 Tuntun Kolaborasi Dunia Atasi Permasalahan Air

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:19 WIB

Satu Dekade Masifnya Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:45 WIB

BNPT: Pemerintahan Baru Hadapi Tantangan Keterlibatan WNI dalam Terorisme di Negara Lain

Kamis, 16 Mei 2024 - 00:44 WIB

Optimalkan Tata Kelola Lobster, Menteri KP Bentuk PMO 724

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kesehatan

Asap Rokok Berdampak Buruk pada Ibu Hamil dan Anak

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:18 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Nasional

1 Juni 2024, Pertamina Wajibkan Pembelian LPG 3 Kg dengan KTP

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:17 WIB