Polri Siagakan 192.168 Personel Amankan Pilkada Serentak 2020

- Publisher

Selasa, 8 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono menyatakan sekitar 192.168 personel Polri disiagakan untuk pengamanan Pilkada serentak tahun 2020.

Ia menjelaskan, mulai terhitung tanggal 3 September 2020 Kapolri telah mengeluarkan surat telegram nomor STR 387 VI Ops 13 2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2020 secara serentak.

BACA JUGA:  Silaturahmi ke Rumah Pemenangan Rudi-Amsakar, Begini Pesan Kapolresta Barelang

“Terkait hal tersebut di atas, pelibatan kekuatan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020, Polri telah melakukan gelaran kekuatan sebanyak sekitar 192.168 personel,” kata Awi Setiyono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Menurut dia, untuk rill kekuatan pengamanan tahapan Pilkada serentak 2020 di masing- masing kewilayahan, sepenuhnya diserahkan kepada Kasatwil untuk menentukan berapa jumlah personel yang dilibatkan sesuai dengan karakteristik kerawanan masing- masing wilayah.

BACA JUGA:  Ini Penjelasan Kemenag soal Dugaan Salah Cetak Lembaran Mushaf Al-Qur'an

Pada tahap pemungutan suara yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020, Polri telah melakukan klasifikasi terhadap TPS (Tempat Pemungutan Suara). Total sebanyak 137.729 personel akan disiagakan untuk mengamankan 300.152 TPS.

Ia merinci untuk kategori aman ada 266.220 TPS, dengan kekuatan pengamanan dua personel setiap 10 TPS.

BACA JUGA:  Tolak Vaksin Covid-19, Ini Sanksinya

“Sedangkan untuk kategori rawan sebanyak 34.863 TPS, dengan kekuatan pengamanan dua personel untuk dua TPS,” ujar dia.

Untuk kategori sangat rawan sebanyak 5.113 TPS, dengan kekuatan pengamanan dua personel satu TPS.

“Kategori khusus sebanyak 732 TPS dengan kekuatan pengamanan dua personel satu TPS,” papar dia.

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru