Selama Pandemi Covid-19, 2 Olahraga Ini Tak Disarankan Ahli

- Publisher

Rabu, 28 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Freepik)

(Freepik)

Batam, inikepri.com – Semua jenis olahraga memang bermanfaat untuk kesehatan. Olahraga mampu menjaga kebugaran hingga meningkatkan daya tahan tubuh, yang sangat dibutuhkan di masa pandemi virus corona atau COVID-19 ini. 

Namun, ternyata tidak semua jenis olahraga disarankan untuk dilakukan selama masa pandemi. Usahakan, pilih jenis olahraga yang bisa tetap menjaga jarak dan hindari yang melibatkan banyak orang. 

Ketua Tim Pedoman dan Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI, DR dr Eka Ginanjar SpPD-KKV, mengatakan jika ingin melakukan olahraga, demi keamanan dan terhindar dari penularan COVID-19, harus dilihat dulu dari faktor risikonya. 

BACA JUGA:  Rambut Kemaluan Bisa Tumbuh dengan Cepat, ini Alasannya

“Gak mungkin olahraga yang banyak orangnya. Saya saat ini menyarankan lebih baik olahraga yang solitaire, jangan main futsal atau basket. Kenapa? Karena agak sulit untuk bisa menjaga jarak. Main basket gak mungkin menjaga jarak,” ujarnya dilansir dari viva.co.id, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut, dokter Eka lebih menyarankan jenis-jenis olahraga, seperti naik sepeda, berjalan kaki, dan jogging. Lalu, bagaimana dengan berenang? 

BACA JUGA:  Gagal Ginjal Akut pada Anak, IDAI Sarankan Hindari Sirup Parasetamol Sementara Waktu

“Berenang kalau sendirian boleh. Berenang gimana caranya kalau pakai masker? Intinya gini, kalau sendirian gak papa buka masker, pastikan gak ada orang, silakan buka masker. Tapi, begitu ketemu orang, langsung pakai maskernya,” kata dia. 

Menurut Eka, jika terpaksa harus berolahraga di tempat ramai, pastikan masker jangan sampai dilepas. Tapi jika tidak bisa, lebih baik menghindari tempat-tempat ramai. 

“Car Free Day segala macem, ketemu orang banyak, itu jangan sampai lepas maskernya dan selalu jaga jarak. Jadi prinsipnya sama, masker apa yang kita pakai, tergantung risikonya. Jadi kalau kira-kira ketemu orang banyak, minimal pakai masker kain yang sesuai tiga lapis atau masker bedah,” tutup dr Eka Ginanjar.

BACA JUGA:  Air Panas atau Air Dingin, Mana yang Lebih Baik untuk Mandi? Ini Penjelasan Dokter

Ingat, Saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun. (RWH/Viva)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru