Pjs Gubernur Kepri Dukung Kecaman Presiden RI Ke Presiden Prancis

- Publisher

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mendukung penuh langkah tegas yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo yang mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi di Prancis.

Namun, Jokowi juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

“Saya mendukung penuh sikap Bapak Presiden Joko Widodo atas nama bangsa Indonesia yang mengecam pernyataan Macron yang dianggap telah melukai umat Islam di seluruh dunia,” kata Bahtiar di Tanjungpinang, Minggu (1/11/2020).

BACA JUGA:  Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Pemberangkatan Personel ke Tanjungpinang

Namun, tegas Dirjen Polpum Kemendagri RI ini dirinya mengharapkan agar semua komponen masyarakat Provinsi Kepri, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga tokoh organisasi untuk tetap menjaga keberagaman dan kekompakan.

Dengan tetap menjaga kekompakan dann saling menjaga, maka akan tercipta keharmonisan diantara semuannya.

“Kita mengharapkan masyarakat Provinsi Kepri akan tetap aman, damai dan saling menjaga sesama, sehingga terjalin keharmonisan yang hakiki,” harapnya.

BACA JUGA:  PBNU: Salat Ied dan Takbiran Iduladha Boleh Digelar di Zona Hijau

Pjs Gubernur Kepri ini juga tidak mengharapkan kisruh yang terjadi di Prancis tersebut akan berkepanjangan, sehingga akan memperburuk situasi yang saat ini sedang prihatin dengan mewabahnya Covid-19.

“Untuk itu saya meminta kepada semua komponen bangsa dan khusunya masyarakat Provinsi Kepri agar tidak terpancing dengan masalah ini. Kita cukup mendoakan agar semua bisa selesai dengan baik,” tuturnya lagi.

BACA JUGA:  Naik Pesawat dan Angkutan Umum Lainnya Tak Perlu Lagi Antigen & PCR

Sebagimana diketahui Presiden Joko Widodo menyatakan kecaman Indonesia atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, karena dianggap telah melukai perasaan umat islam di seluruh dunia.

Jokowi juga menyebut, pernyataan Macron dapat memecah belah persatuan antar umat beragama di dunia. Padahal, saat ini dunia tengah dilanda pandemi virus corona (Covid-19). (ET)

Berita Terkait

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Berita Terbaru